PELAIHARI POST

Dinamika Pembangunan

Jembatan di Perbatasan Kelurahan Angsau dan Desa Kunyit ini Dipertanyakan, Belum Ada Akses Jalan Umum

Minggu, 05 Agustus 2018, 22:04:33 wita
Jembatan di Perbatasan Kelurahan Angsau dan Desa Kunyit ini Dipertanyakan, Belum Ada Akses Jalan Umum

Jembatan penghubung perbatasan RT 16 Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari dan Desa Kunyit Kecamatan Bajuin, Minggu (05/08/2018)

PELAIHARI POST 電 Jembatan penghubung perbatasan RT 16 Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari dan Desa Kunyit Kecamatan Bajuin, dipertanyakan urgensitasnya. Jembatan yang terletak di sebuah tegalan ini terlihat tidak ada akses jalan umum, Minggu (05/08/2018).

Direktur LSM Merah Putih Kabupaten Tanah Laut, Hardiansyah saat mendatangi lokasi jembatan tersebut, Minggu (05/08/2018), mengaku heran dengan pembangunan jembatan itu. Ia menganggap pembangunan jembatan penghubung Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari dan Desa Kunyit Kecamatan Bajuin sia-sia dan tidak memiliki fungsi sama sekali. Pasalnya, jembatan yang sudah rampung beberapa tahun yang lalu itu dibangun di tengah areal tegalan tanpa akses jalan. ''Kalau melihat kondisi lapangan, seperti ini, buat apa membangun jembatan kalau tidak berfungsi sebenarnya jembatan ini tidak bermanfaat. Karena di sekitar sini tidak ada akses jalan umum, yang mengharuskan untuk dibangun jembatan,''Kata dia.

Hardiansyah pun menganggap aneh mengapa harus dibangun di tempat tersebut padahal di tempat lain masih bisa dilakukan yang bisa dirasakan oleh masyarakat. "Pembangunan jembatan itu dari penelusuran diduga lahan disekitar lokasi jembatan tersebut belum dibebaskan dan pembangunan proyek jembatan tersebut terlalu dipaksakan dan ahirnya sia - sia. Kalau dilihat dari struktur bangunannya jembatan itu sangat bagus dan ini bisa menelan anggaran ratusan juta," kata dia

Direktur LSM Merah Putih itu, meminta kepihak Dinas PUPRP Kabupaten Tanah Laut untuk melihat dulu dalam pembangunan apapun dan yang paling utama di prioritaskan itulah lah yang layak dibangun.

Sementara itu dari Pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan ( PUPRP) Kabupaten Tanah Laut, Melalui Kabid Bina Marga Myrza Fazrina ST, Ketika di konfirmasi mengatakan untuk sementara ini pihaknya masih memproses hibah tanah warga di dua Desa tersebut. "Setelah hibahnya selesai tahun depan kita bangun akses jalannya. Saat ini pihak PUPRP Kabupaten Tanah Laut, masih mendata warga, yang memiliki tanah untuk lintas akses jalan tersebut," jelasnya. Asb


Berita terkait  
tag:jembatan,jalan,pupr,merah putih

Aksi Briptu Yansen, Bantu Kakek yang Kesulitan Berjalan
Jum'at, 26 Oktober 2018, 14:18:20 wita