PELAIHARI POST

Peristiwa

Ibu-Ibu Datangi Polsek Kintap, Laporkan Adanya Pungutan Pendaftaran Anggota PKL

Jum'at, 14 September 2018, 23:14:39 wita
Ibu-Ibu Datangi Polsek Kintap, Laporkan Adanya Pungutan Pendaftaran Anggota PKL

Beberapa orang ibu-ibu saat diterima di Polsek Kintap, Jum'at (14/09/2018)

PELAIHARI POST 電 Beberapa orang ibu ibu Warga di Kecamatan Kintap mendatangi Polsek Kintap, Jum'at (14/09/2018). Mereka melaporkan adanya Pungutan Pendaftaran anggota Pedagang Kaki Lima (PKL). Adanya pungutan pendaftaran anggota PKL ini terhadap mereka yang mengajukan pinjaman untuk biaya modal usaha berdagang.

Kedatangan mereka ini diterima anggota Polsek, yang saat itu sedang piket di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) selanjutnya diarahkan ke Ruang Kanit Binmas.

Salah seorang warga yang mengadukan Hj Masniah, mengakui sudah ketiga kalinya mendatangi Polsek Kintap meminta kegiatan, yang dilakukan Ketua PKL itu dihentikan.Pasalnya, beberapa warga yang sudah mendaftar dimintai uang sebesar Rp 60 ribu, mengadu kepadanya. "Banyak warga yang menanyakan soal ini kepada saya," katanya.

Hal sama dikatakan temanya Hj lela dan Ati, ia pun setelah mendengar kabar seperti itu bertugas mencarikan barang bukti seperti kwitansi pembayaran pungutan tersebut.

Ketua PKL Kecamatan Kintap Sunarno yang keseharianya mengaku berjualan es keliling dan dia Sebagai Ketua PKL Uber Rezeki di Kecamatan Kintap. Ia mengatakan bahwa PKL uber rezeki ini ada di 11 kecamatan, dan tiap tiap kecamatan ada tiga anggota yaitu Ketua, Sekretaris dan Bendahara. "Selama satu bulanan sudah ada 87 orang warga di kecamatan kintap yang sudah terdaftar di PKL Uber Rezeki. Ini kan masih kami bentuk kelompok PKL, yang saya daftarkan ini juga pedagang pedagang semua. Setelah terdaftar ini akan mendapatkan pinjaman paling banyak Rp 5 juta sedikitnya Rp 1 Juta," katanya

Sunarno megaakui, menjadi anggota PKL Uber Rezeki ini uang pendaftarannya Rp 60 ribu. "Itu untuk uang Administrasi dan itu semua perintah dari ketua PKL Uber Rezeki dari Kabupaten uangnya pun diserahkan ke ketua Kabupaten," ucapnya

Sementara itu, KSPKT Bripka Adi Widodo menjelaskan bahwa kegiatan Sunarno tersebut sudah disetop sejak minggu yang lalu."Saya panggil ke kantor Polsek Sunarno kooperatif, selalu mau datang kesini. Terkait persoalan ini, nantinya bisa diselesaikan di Kabupaten karena yang mengatasnamakan Ketua PKL Uber Rezeki ada di Kabupaten," jelasnya. Asb.

Berita terkait  
tag:pungutan,pinjaman,pkl

PKL di Pasar Pelaihari Akhirnya Ditertibkan
Jum'at, 17 Maret 2017, 15:34:46 wita

Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar di Tanah Laut Dikukuhkan
Kamis, 12 Januari 2017, 23:46:49 wita

130 PKL di Pasar Pelaihari Disepakati Akan Direlokasi
Selasa, 11 Oktober 2016, 23:27:56 wita