PELAIHARI POST

Peristiwa

Ketua PKL Uber Rezeki Tanah Laut Klarifikasi, Pengaduan Warga ke Polsek Kintap Hanya Kesalahpahaman

Sabtu, 15 September 2018, 22:26:19 wita
Ketua PKL Uber Rezeki Tanah Laut Klarifikasi, Pengaduan Warga ke Polsek Kintap Hanya Kesalahpahaman

Ketua PKL Uber Rezeki Roni dan Paidi penasehat PKL Uber Rezeki saat mengklarifikasi, Sabtu (15/09/2018)

PELAIHARI POST 電 Ketua Pedagang Kaki Lima ( PKL ) Uber Rezeki Kabupaten Tanah Laut, Roni didampingi Paidi bagian penasehat PKL Uber Rezeki, minta Klarifikasi, Sabtu (15/09/2018). Hal ini terkait beberapa orang ibu ibu Warga di Kecamatan Kintap mendatangi Polsek Kintap, Jum'at (14/09/2018). Mereka melaporkan adanya Pungutan Pendaftaran anggota Pedagang Kaki Lima (PKL). Adanya pungutan pendaftaran anggota PKL ini terhadap mereka yang mengajukan pinjaman untuk biaya modal usaha berdagang.

Ketua PKL Uber Rezeki Kabupaten Tanah Laut Roni, pihaknya mengklarifikasi atas laporan warga kecamatan kintap mendatangi Polsek lantaran adanya pungutan tersebut "Uang itu bukan untuk pengajuan dana pinjaman melainkan untuk membentuk suatu organisasi dulu, mereka yang nantinya sudah terdaftar sebagai anggota itu, akan diberikan kartu anggota PKL Uber Rezeki," Katanya

Roni didampingi Paidi mengatakan ntuk mendirikan sebuah organisiasi perlu adanya biaya, biaya uang sebesar Rp 60 ribu itu dari mereka nantinya untuk biaya pembuatan seperti KTA PKL dan uang kas seperti halnya uang wajib dan untuk keanggotaan. PKL Uber Rezeki yang diketuainya, bertujuan untuk membantu para pedagang yang nantinya bebas dari rentenir. Pihaknya sedang mengupayakan bagi anggotanya yang sudah terdaftar di PKL Uber Rezeki ada Program, seperti pinjaman anggunan tanpa bunga dan setiap anggota PKL Uber Rezeki, mendapatkan pembagian payung serta jaminan kesehatan. "PKL Uber Rezeki mendapatkan modal pinjaman dari salah satu perbankan dan ini masih berjalan koordinasi. Nantinya setiap orang anggota bisa mendaptkan kisaran pinjaman paling besar Rp 5 Juta dan kecilnya Rp 1 Juta diupayakan pinjaman itu tanpa bunga," ucapnya

Menurut Roni, anggota PKL Uber Rezeki di Kecamatan Kintap bukan 87 orang melainkan sudah hampir 100 orang lebih.Secepatnya akan sosialisasi kembali kepihak anggota PKL Uber Rezeki. "Sudah menyetop pendaftaran, sejak dua minggu yang lalu. Bukan lantaran adanya persolan kesalapahaman di Kecamatan Kintap, namun Anggota yang sudah terdaftar saat ini akan dieksiskan terlebih dahulu, saat ini anggota PKL Uber Rezeki seTanah Laut sudah mencapai 564 orang. Dengan adanya persoalan pengaduan warga di Polsek Kintap, itu hanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak dan itu terjadi hanya di Kecamatan Kintap saja, sementara di Kecamatan kecamatan lain, itu tidak ada," jelasnya. Asb


Berita terkait  
tag:pkl,kintap,laporan,polsek

Yuliana Warga Pabahanan Kehilangan Surat-Surat Penting
Senin, 27 November 2017, 23:04:38 wita