PELAIHARI POST

Hukum dan Kriminalitas

Selama Bulan September 2018, Polres Tanah Laut Ungkap Berbagai Kasus

Kamis, 27 September 2018, 14:00:00 wita
Selama Bulan September 2018, Polres Tanah Laut Ungkap Berbagai Kasus

Para tersangka dihadirkan paga konperensi pers, Rabu (26/09/2018)

PELAIHARI POST 電 Polres Tanah Laut, beserta jajaran Polsek, menggelar Penyampaian Press Release, hasil pengungkapan kasus pada bulan September 2018 di Mapolres Tanah Laut.Rabu ( 26/09/2018). Kasus yang berhasil ditangani Jajaran Satreskrim Polres Tanah Laut, pada bulan September 2018, yaitu Kasus Pengeroyokan, Kasus Penganiayaan dan / atau perbuatan tidak menyenangkan, Penganiayaan,Pembunuhan berencana, Persetubuhan Anak di Bawah Umur, Ilegal Mining,dua kasus Ilegal BBM.

Sementara, Kasus yang ditangani Pihak jajaran Polsek diantaranya yaitu kasus Pencurian dan Pemberatan, Polsek Tambang Ulang Kasus Perjudian. Polsek Kintap Pencurian dan Pemberatan dan Penangkapan kurir Narkotika jenis Sabu. Untuk, jumlah kasus yang diatangani pihak Reskrim Polres Tanah Laut dan Jajaran Polsek, pada bulan sepetember 2018, sebanyak 11 kasus dengan 15 Tersangka.

Untuk kasus Narkoba sendiri pihak Polres berhasil mengamankan 9 orang tersangka dari 7 kasus yang diungkap yaitu UU narkotika dan 2 UU Kesehatan.Sejumlah barang bukti yang di anankan Jenis Sabu 10,09 gram dan jenis obat carnopen 1.987 butir. Uang hasil penjualan sebesar Rp 11.217.000. Hasil dari ungkap kasus Satresnarkoba Polres Tanah Laut dan Jajaran Polsek Jorong di Bulan September 2018.

Untuk Polsek Kintap sendiri, berhasil mengungkap peredaran Narkotika Jenis Sabu dengan barang bukti 9 paket sabu dengan berat kotor 11,4 gram berat bersih sabu 9,7 gram dan uang hasil penjualan sebesar Rp 10 juta.

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan.S.IK.MH.Saat Press Release ia katakan.Kasus pencurian itu terjadi disebuah rumah, yang berada di Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari." Pelaku masuk kedalam rumah dan membawa, satu buah Handphone, Satu jam tangan dan satu buah kalung emas.Korban mengalami kerugian sekitar RP 6 juta dan pelaku itu merupakan buruh gali pipa ladeng," kata Kapolres.

Untuk kasus judi, tutur Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan.S.IK.MH, Pelaku ada 4 orang, yang ditangani pihak Polsek Tambang Ulang kesemuanya warga Desa Martadah Baru. Mereka berjudi kiyu kiyu di TKP bekas kandang ayam di kebun kososng Desa Martadah Baru RT 9 RW 3. Adapun Barang bukti yang diamankan berupa pecahan uang lembaran Rp 100 ribuan,dengan jumlah sebesar Rp 813000 "Masyarakat disana sudah resah dengan adanya perjudian itu, lalu melaporkan ke pihak Kepolisian yaitu Bhabinkamtibmas dan ditindak lanjuti oleh Reskrim Polsek Tambang Ulang," tutur Kapolres.

Menurut Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan.S.IK.MH, untuk Kasus Ilegal BBM ini menindak lanjuti perintah dari Kapolda Kalimantan Selatan. "Kepada para pelaku ILLegal BBM Bersubsidi, Selama dua minggu Polres Tanah Laut melakukan penindakan hukum.Dengan hasil yang didapat pada hari rabu 19 september 2018.Mengamankan dua orang pelaku ILLegal BBM diantaranya atas nama (JN) di Desa Pantai Linuh Kecamatan Batu Ampar. Tersangka pura pura membeli BBM jenis Subsidi dan dikumpulkan sebanyak 200 liter.7 jerigen dengan kapasitasnya 35 liter. Tersangka dijerat dengan Undang Undang RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.Pasal 55 sub Pasal 53 hurup c Jo Pasal 23 ayat (2)huruf c dengan ancaman pidana 6 tahun penjara denda Rp 60 milyar," jelas Kapolres. Asb


Berita terkait  
tag:tersangka,polres,press conference

Polres Tanah Laut Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi
Senin, 10 Desember 2018, 23:45:39 wita

Aksi Briptu Yansen, Bantu Kakek yang Kesulitan Berjalan
Jum'at, 26 Oktober 2018, 14:18:20 wita

Kapolres Berikan Bantuan kepada Korban Kebakaran
Selasa, 09 Oktober 2018, 09:01:22 wita

Desa Bumi Jaya Dijadikan Kampung Tertib Berlalu Lintas
Minggu, 09 September 2018, 22:04:01 wita