PELAIHARI POST

Peristiwa

Korban Gempa Palu, Warga Tanah Laut Ini Mohon Bantuan Semua Pihak

Kamis, 11 Oktober 2018, 13:02:29 wita
Korban Gempa Palu, Warga Tanah Laut Ini Mohon Bantuan Semua Pihak

Ali bersama Istri sekarang berada di Penampungan lapangan Gamas, jalan Trans Sulawesi Dusun 1 Desa Nupa Bomba Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah

PELAIHARI POST 電 Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter dan tsunami setinggi 2 meter di Kota Palu wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, terdapat warga Kabupaten Tanah Laut, menjadi korban, dan sempat dikabarkan meninggal dunia, lantaran dua hari tidak terjadi komunikasi dengan pihak keluarga. Diketahui, orang tersebut Ali Wardani warga Desa Ujung Batu Kecamatan Pelaihari, anak dari almarhum Masani Abda yang merupakan mantan Ketua DPRD Tala periode 1999-2004.

Ali Wardani mengemukakan ia berada di Kota Palu lantaran menikahi seorang wanita berdarah Palu. "Saya tinggal di Palu karena istri saya tinggal di Palu," Ucap Ali Wardani

Ali selain menceritakan detik-detik gempa bumi dan tsunami, harus berlari ke gunung yang ada di Donggala, sehingga anak dan istri selamat. Juga menceritakan dirinya dalam kondisi kelaparan dan uang yang tak dimiliki lagi. "Rumah saya sudah hancur, saya di pengungsian," jelasnya.

Ali bersama Istri sekarang berada di Penampungan lapangan Gamas, jalan Trans Sulawesi Dusun 1 Desa Nupa Bomba Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, dan saat ini dalam keadaan memprihatinkan. "Kami kelaparan di pengungsian," jelasnya.

Lantaran, pendistribusian bantuan tidak merata, bahkan harus berebut (saling mendahului,Red) dengan warga lain, tentu dirinya seringkali tidak mampu mendapatkan bantuan dengan tepat. Sehingga, istri dan anak-anak menahan lapar akibat ini semua. "Banyak di kamp kami harus menahan lapar," jelasnya.

Padahal, pendistribusian yang sangat tepat melalui RT setempat, karena data-data korban sudah ada. Seperti yang dilakukan oleh Artis Manohara, menyerahkan langsung bantuan ke penampungan pengungsian. "Kami berebut dengan dampak gempa juga, padahal korban gempa dan tsunami yang parah dibandingkan dampak," jelasnya.

Diakuinya, sudah ada keberingasan yang terjadi dengan pendistribusian ini, untuk itu pihaknya berharap, kepada Provinsi Kalsel atau Kabupaten Tala yang akan membantu, untuk melihat secara langsung penampungan yang tidak dapat menerima bantuan. "Banyak bantuan yang datang, tetapi tidak tepat sasaran," jelasnya.

Pihaknya secara khusus meminta bantuan kepada Pemkab Tanah Laut, lantaran dirinya masih berstatus Warga Tanah Laut KTP yang dipegang masih berdomisili di Desa Ujung Batu Kecamatan Pelaihari. Karena, Rumah dan hartanya habis semua, bahkan uangpun tidak punya. "Semoga ada orang yang terketuk hatinya untuk bisa membantu," tegasnya.

Pihaknya pun meminta untuk mempublikasikan Nomor Rekening Bank BRI 344801027425535 atas nama Mitrawati istrinya.


Berita terkait  
tag:gempa,palu,korban,bantuan

Mimpi Murjani Kini Terwujud, Dapat Bantuan Kursi Roda
Senin, 10 September 2018, 23:13:47 wita

Lelaki ini Ditemukan Bersimbah Darah di Mess Perusahaan
Minggu, 19 Agustus 2018, 01:57:38 wita