Peristiwa
Kejadian
Kamis, 18 Oktober 2018, 22:00:12 wita

Antisipasi Permasalahan di Kemudian Hari, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tanah Laut undang Pihak CV Nelayan Bhakti

Share on Google+
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Laut, Masturi, saat ditemui Pelaihari Post, Kamis (18/10/2018)
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Laut, Masturi, saat ditemui Pelaihari Post, Kamis (18/10/2018)

PELAIHARI POST 電CV Nelayan Bhakti beserta beberapa Karyawannya memenuhi panggilan Pemda Tanah Laut untuk rapat koordinasi dalam rangka pembinaan persyartan tenaga kerja dan hubungan industial, Kamis (18/10/2018). PT Fresh On Time yang sudah berganti nama menjadi CV Nelayan Bhakti, Perusahaan itu bergerak melakukan pengalengan ikan laut jenis rajungan yang ada di wilayah Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Laut, Masturi, usai acara rapat. CV Nelayan Bhakti tersebut mengatakan keadaan di lapangan sudah berjalan. "Supaya kedepannya tidak ada dampak yang merugikan kepada para pekerja dan investor. Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian melakukan pembinaan secara intensif baik norma syarat kerja maupun kelembagaan hubungan industrialnya bisa berjalan secara harmonis," katanya

Masturi mengemukakan pada saat rapat koordinasi dihadiri pihak pengawas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi. Pembinaan ini hampir satu tahun lebih secara jemput bola, hingga mendatangi ke lokasi langsung. "Himbauan itu tidak semuanya bisa diindahkan, bahkan untuk menetapkan status pun diatur regulasinya," ucapnya.

Masturi mengharapkan pihak investastor yang ada di Tanah Laut bisa kondusif, bisa menjaga hubungan harmonisasi dan mau mengindahkan aturan aturan pekerjaan yang berlaku. CV Nelayan Bhakti itu sendiri Kata Masturi, menginginkan aktivitasnya tetap berjalan, akan tetapi masalah lokasi peruntukan tempatnya itu bukan wewenang Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian. "CV Nelayan Bhakti itu sediri jadi direlokasi, tapi masih menunggu keputusan pimpinan, sudah melalui rapat pastinya keputusan tersebut akan dikeluarkan. Untuk wilayah relokasinya Masturi sarankan tanya ke Dinas PUPRP," katanya

Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, belum melihat hasil keputusan dari pihak Kepala Daerah. Kapan CV Nelayan Bhakti itu sendiri tidak boleh melakukan aktivitasnya kerjanya lagi. "Pihak kita meminta ke CV Nelayan Bhakti, agar jangan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena itu ada proses melalui tahapan tidak serta merta pekerja itu langsung di PHK. Karena ini bukan penutupan aktivitas melainkan pemindahan lokasi perusahaan," ucapnya.

Acin, selaku Pihak Perusahaan CV Nelayan Bhakti, saat di Konfirmasi, membenarkan pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah. Disinggung jika terjadi relokasi pemindahan CV Nelayan Bhakti ke tempat lain apakah ada Pemutusan Tenaga Kerja ( PHK ) Acin belum bisa menjelaskan. Asb.

Share on Google+
Tag
Kejadian
perusahaan
pengalengan ikan
permasalahan
tenaga kerja