Ekonomi
Rapat
Senin, 04 Februari 2019, 19:48:48 wita

Rakor terkait Truck Pengangkut Bijih Besi yang Ditolak Melintas di Desa Pantai Linuh

Share on Google+
Suasana Rapat Koordiansi yang digelar Pemkab Tanah Laut, Senin (04/02/2019)
Suasana Rapat Koordiansi yang digelar Pemkab Tanah Laut, Senin (04/02/2019)

PELAIHARI POST 電Persoalan larangan angkutan bijih besi melintas di Desa Pantai Linuh Kecamatan Batu Ampar, membuat perhatian Pemerintah Daerah. Hingga persoalan ini berlanjut di mediasai oleh jajaran instansi tertinggi di Kabupaten Tanah Laut. Pagi tadi, Senin (04/02/2019) Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut menggelar, Rapat Koordinasi,yang digelar di Aula Barakat lantai II Pemda Tanah Laut. Rapat itu, dihadiri Bupati Tanah Laut Drs H Sukamta, M.AP, Dandim 1009/Pelaihari. Letkol.Inf Bagus Budi Adrianto, Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan, Kejari Tanah Laut Sri Tatmala Wahanani SH, Sekda H Syahrian Nurdin, Komisi III DPRD, PT Baratala. SKPD dan Pihak Kepala Desa Pantai Linuh, serta Pihak PT.Bimo Tasoko Gono (BTG).

Saat rapat yang dipimpin oleh Bupati Tanah Laut itu, berjalan dengan cukup alot, masing masing kedua belah pihak, yaitu dari pihak Kepala Desa Pantai Linuh dan pihak PT Baratala pemegang IUP dan PT BTG sebagai Kontraktor, ia sampaikan alasan alasan permasalahan hingga saat ini belum menemukan titik temu. Dari beberapa pihak yang hadir saat itu pun, Dandim 1009/Pelaihari, Kapolres Tanah Laut dan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, tidak lupa memberikan pandangan pandangan dan masukan, supaya menemukan jalan keluar dari persoalan tersebut, hingga tidak merugikan kedua belah pihak.

Bupati Tanah Laut H Sukamta, usai rapat kepada Pelaihari Post mengatakan pada intinya rapat tersebut pihaknya ingin mendengarkan masukan masukan dari para pihak, yang mana saat ini belum menemukan titik temu persoalan angkutan biji besi tersebut. Pihaknya akan segera membentuk tim dan langsung mengecek kelapangan untuk mendapatkan penyelesaian yang terbaik untuk semuanya.Setelah tim melihat kelapangan lalu akan dibahas bersama Forkopimda dan SKPD. "Dalam mengambil keputusan kita berharap, menguntungan semuannya dan yakin itu pasti bisa, semoga hari kamis sudah ada hasil dan dibicarakan di Forkopimda," katanya

Bupati Tanah Laut mengemukakan nantinya bisa dilihat hasil dari tim, seperti apa rekomendasinya dan pastinya ada penyelesaian dilapangan.Pembentukan tim itu sendiri, melibatkan Forkopimda Tanah Laut dan SKPD terkait. Karena, dengan adanya ancaman mundurnya Kepala Desa Pantai Linuh, beserta Perangkat Desa, dinilai

itu akan membuat susah masyarakat setempat. Karena pada saat nanti mundur kepala desa dan Perangkat Desa itu, harus melalui mekanisme yang tidak mudah untuk membangun pemerintahan. "Kita harapkan itu jangan sampai terjadi dan akan mengalami kesulitan yang luar biasa, nantinya masyarakat setempat lah nantinya yang jadi korban," pungkasnya. Asb

Share on Google+
Foto terkait
Tag
Rapat
truck
biji besi
desa pantai linuh
Nurdin
Sabtu, 10 Agustus 2019, 23:11:53
Nurdin Lega Mega Kembali Nakhodai PDI Perjuangan