Pemerintahan
Jembatan
Rabu, 20 Maret 2019, 18:29:04 wita

Jembatan Tua di Desa Jorong Dikeluhkan Masyarakat, Kondisinya Memprihatinkan

Share on Google+
Kondisi jembatan kayu ulin yang berusia tua penghubung antara RT 09 dan RT 10 di Desa Jorong, Rabu (19/03/2019)
Kondisi jembatan kayu ulin yang berusia tua penghubung antara RT 09 dan RT 10 di Desa Jorong, Rabu (19/03/2019)

PELAIHARI POST 電Jembatan kayu ulin yang berusia tua penghubung antara RT 09 dan RT 10 di Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut kondisinya sangat memprihatinkan.Bagian tiang kayu penyangga jembatan sudah banyak yang miring, sedangkan papan kayu lintasan jembatan itu sudah pada lapuk.

Jembatan yang melintang di atas sungai Jorong Swarangan itu, begitu penting bagi warga setempat, pasalnya banyak digunakan oleh warga yang kurang lebih penduduknya ada sekitar 50 KK. Warga ditempat itu,secara dana swadaya kerap mengganti kerusakan jembatan dengan cara bergotong royong mengganti kayu kayu ulin yang rusak.

Kepala Desa Jorong Adad Imbrani mengatakan sejak jaman kemerdekaan jembatan tersebut sudah ada dan belum pernah dilakukan perbaikan secara total oleh pihak Pemerintah. "Pada tahun 2012 yang lalau, Desa diminta oleh masyarakat untuk perbaikan jembatan, lalu pihak Desa mengajukan perbaikan ke pihak Pemerintah melalui Dinas PU waktu itu."Kata Kades Jorong.Selasa (19/03/2019)

Adad Imbrani menuturkan Ajuannya itu, sempat ditindak lanjuti oleh beberapa anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut kala itu, mereka datang kelapangan untuk melihat kondisi jembatan tersebut. Namun sayangnya sejauh ini, tidak ada realiasi pembangunan jembatan.

Setiap musrenbang Kata Adad Imrani, Desa kerap mengajukan pembangunan jembatan itu, bolak balik pengajuan itu tetap tidak ada realisasinya. "Banyak sudah orang orang yang meninjau jembatan ini,baik itu dari DPRD maupun pemerintah Daerah, jembatan ini tetap saja tidak ada realisasinya "Cetusnya

Dijelaskan oleh Adad Imbarani, kalau jembatan itu kalau sampai dibangun secara total akan keluar biaya besar, maka pihaknya minta pembangunannya dengan alternarif lain dengan biaya yang bisa terjangkau. "Ya kita berharap, pengajuan pembangunan di tahun ini bisa ada relaisasinya "Imbuhnya

Sementara itu Ketua RT 10 Dairani, mengatakan mobilisasi penyebrangan bagi warga di dua RT 09 dan RT 10 merasa kesusahan, sempat sebelum diperbaiki oleh warga secara gotong royong jembatan itu, tidak bisa dikendarai sepeda motor apalagi kendaraan roda empat. "Akibat kerusakan jembatan tersebut, berdampak kemasyarakat setempat, yang akan membangun fisik rumah, hingga pernah terhenti sementara pembangunan di Mushala Taufikurahman,disebrang jembatan. Adapun masyarakat saat meneruskan pembangunan Mushala Taufikurahman itu, dengan cara membawa matrial dengan menggunakan alat bantu gerobak dorong. Keinginan masyarakat bisa ada bantuan untuk perbaikan jembatan itu supaya bisa membawa matrial matrial."Tandasnya.Asb.

Share on Google+
Tag
Jembatan
jalan
jembatan
rusak
jorong