Huktibmas
Pengamanan
Jum'at, 22 Maret 2019, 22:02:51 wita

Siapkan Pengàmanan Pemilu 2019, Polres Tanah Laut Gelar Pasukan dan Simulasi Sispamkota

Share on Google+
Suasana simulasi Sispamkota yang digelar di Halaman Pertasi Kencana, Jum'at (22/03/2019)
Suasana simulasi Sispamkota yang digelar di Halaman Pertasi Kencana, Jum'at (22/03/2019)

PELAIHARI POST 電Gelar Pasukan dan Sispamkota dalam rangka Operasi Mantap Brata Intan 2018/2019 dipusatkan di Halaman Pertasi Kencana, Pelaihari.Jumat (22/03/2019). Guna pengamanan menghadapai Pemilu Tahun 2019, tingkatkan Sinergitas antara TNI dan Polri dengan komponen bangsa lainnya mewujudkan keamanan dalam negeri yang kondusif.

Antisipasi penanggulangan anarkis atau kerusuhan menghadapi Pileg dan Pilpres 2019.Dalam simulasi yang digelar di Pertasi Kencana, Pelaihari, ditunjukkan beberapa adegan tentang bagaimana pengamanan pihak kepolisian. Terutama untuk mengatasi kerusuhan yang kemungkinan akan terjadi pada saat pelaksanaan Pemilu pada 17 April mendatang.

Diawali dengan Tectical Floor Game, yang mengimplementasikan tanggal 24 maret yang akan dilkasanakan rapat umum terbuka.1500 orang personel personel Kepolisian dan TNI dilibatkan dalam gelar pasukan dan Simulasi pengamanan kota diseputaran Pertasi Kencana.

Diawali dengan, Satlantas Polres Tanah Laut membubarkan dan menahan pelanggar lalulintas, yang menggunakan sepeda motor ugal ugalan dan melawan petugas. Masa kampanye terbuka yang disimulasikan di Lapangan sepakbola Tirta Jaya bentrok masa caleg dengan masa lainya hingga terjadi keributan tapi mampu diredam oleh petugas pengamanan kampanye.

Memasuki tahapan masa tenang kampanye tanggal 14 sampai tanggal 16 April pihak KPU, Bawaslu, Satpol PP dan Linmas membersihkan alat peraga kampanye dan mendapat pengawalan patroli gabungan TNI dan Polri. Pada masa tenang tim dari Satgas media sosial Polres Tanah Laut, berkaitan dengan Isu Sara, ujaran Kebencian dan black campaign, salah satu caleg diamankan oleh anggota Sentra Gakumdu kedapatan membagi bagikan uang kepada masyarakat.

Memasuki tahapan pencoblosan pada tanggal 17 April 2019.Di tempat TPS terjadi keributan lantaran salah satu pemilih kedapatan membawa senjata tajam dan berhasil dengan mudah diamankan petugas pengamanan TPS ditempat TPS lainya masa tidak terima atas penghitungan suara dan terjadi kerusuhan dengan cepat diatasi oleh pengaman TPS.

Petugas KPPS yang membawa kotak suara dihadang dua orang yang mengendarai sepeda motor, Petugas patroli gabungan mengejar dan dapat dilumpuhkan keduanya oleh petugas patroli salah satunya Polwan dan satunya lagi dilumpuhkan ditembak menggunakan softgun, karena melawan petugas menggunakan sajam.

Begitu masa semakin susah dikendalikan karena melakukan demo di Kantor KPUD. Pasukan tim gabungan dibantu BKO dari Kodim 1009/Plh memberikan bantuan objek vital. Masa ditenangkan oleh Polwan tangguh Polres Tanah Laut.Tidak ada hasil masa semakin bringas dan susah dikendalikan maka diturunkan Dalmas lanjut memblokade masa perlahan berusaha memukul mundur masa yang semakin sulit dikendalikan.

Masa yang semakin anarkis membuat pasukan dalmas untuk membantu pertahanan. Berbekal tameng dan pentungan berusaha menjinakan masa yang brutal. Tindakan massa yang sudah mengarah pengrusakan dan bakar - bakar membuat pasukan pengurai masa diterjunkan dengan tembakan gas air mata dan Water Cannon  

Serangkaian peringatan dan tembakan peluru hampa ke udara dilepaskan tak membuat masa mundur. Terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan provokator. Tim medis yang sudah siaga langsung menangani beberapa masa yang menjadi korban.

Masa yang tidak puas dan semakin anarkis mengancam mau membakar POM Bensin Angsau disana sudah ada Petugas dari TNI yang berjaga.Masa melakukan perlawanan hingga terpaksa petugas dari TNI dengan senjata laras panjang melumpuhkan masa itu denga cepat diatasinya.

Dalam simulasi itu, Ketua KPU tidak luput diculik dan disekap oleh kelompok orang tidak dikenal dimasukan kerumah kosong, petugas dari Polri memburu dan melumpuhkan kelompok penculik ketua KPU hingga terdengar suara ledakan bom yang disiapkan oleh kelompok tersebut. "Hari ini ada dua kegiatan pertama kegiatan gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 dilibatkan unsur Polri dan TNI dibantu dengan kekuatan rakyat," ucap Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan.

Ia menambahkan, Maksud Sispamkota menunjukan kepada anggota yang terlibat kesiapan dalam penyelenggaraan Pileg dan Pilpres dengan sisa waktu tinggal 26 harian lagi. "Dari hasil pemetaan sementara dari informasi intel, suasana di Tanah Laut masih aman dan Kondusif, tapi upaya upaya preentif dan preventif terus dilakukan dengan wujud patroli bersama dengan TNI dan Stakeholder dan kegiatan Rakor KPU dan Bawaslu, Rakor dengan elemen pengamanan yang terus dilakukan," pungkasnya. Asb

Share on Google+
Tag
Pengamanan
Pemilihan
pemilu
pertasi kencana