Politik
Sosialisasi
Senin, 08 April 2019, 20:40:59 wita

Bawaslu Tanah Laut Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

Share on Google+
Sosialisasi Pengawan Partisipatif yang digelar Bawaslu Tanah Laut, Senin (08/04/2019)
Sosialisasi Pengawan Partisipatif yang digelar Bawaslu Tanah Laut, Senin (08/04/2019)

PELAIHARI POST 電Bawaslu Tanah Laut menggelar acara, Sosilisasi Pengawasan Partisipatif Dengan Kelompok Strategis Pada Pemilu Tahun 2019.Mengusung tema Peran Partisipatif Masyarakat dan Media Massa Dalam Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2019.

Acara tersebut dihadiri Bawaslu Provinsi

Erna Kasypiah, Mahyuni dosen Fisip ULM,Ketua Bawaslu Tanah Laut Gunawan Rahayu, Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal HelmieĀ .Masyarakat dan Organisasi dari KNPI, HMI, Kowarcab Pramuka,Siswa Sekolah SMK Negeri 1 Pelaihari.

Tokoh Masyarakat, PPM, Tokoh Pemuda, FKPPI, Gp Ansor.Acara digelar di Sinar Hotel Jalan KH Mansyur, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Ketua Bawaslu Tanah Laut Gunawan Rahayu, mengajak peran serta masyarakat aktif dalam pengawasan Pemilu 2019 dinilai sangat penting dalam pengawasan saat Pemilu, "kalau terjadi kecurangan kecurangan dan atau adanya temuan pelanggaran masyarakat bisa melaporkan ke pihak Bawaslu Tanah Laut, seperti adanya penyimpangan peserta Pemilu ditemukan menggunakan politik uang."katanya saat memberikan keterangan ke Waratawan di Sinar Hotel, Jalan KH Mansyur, Kelurahan Angsau, Pelaihari.Senin (08/04/2019)

Ia tambahkan, Sosialisasi merupakan kewajiban pihak Bawaslu terkait Undang Undang No 7 tahun 2017 Pasal 104, Bawaslu Kabupaten/Kota berkewajiban untuk mengembangkan proses pengawasan partisipatif. Sasaran utama kepada kelompok usia pemilih pemula, organiasi kepemudaan dan Ormas, Kelompok Strategis Pramuka. "Yang kita sampaikan terkait masalah peran serta masyarakat, ikut terlibat proses pengawasan Pemilu 2019 di semua tahapan "Jelasnya

Ia tambahkan, dengan harapan,Bawaslu yang secara kuwantitas belum memenuhi seluas wilayah yang diawasi, dengan hal ini maka bisa bekerja sama dan bersinergi dengan komponen masyarakat dan organisasi kepemudaan dan ormas melakukan proses pengawasan Pemilu 2019."Terangnya

Masih dikesempatan yang sama,Mahyuni dosen Fisip ULM, yang menjadi narasumber pada acara Sosilisasi Pengawasan Partisipatif Dengan Kelompok Strategis Pada Pemilu Tahun 2019, ia katakan, kewajiban Bawaslu mengembangkan peran partisipatif dengan cara sosialiasi hingga mendorong peran serta masyarakat dalam pengawasan Pemilu serentak tahun 2019. "Dengan adanya keterlibatan masyarakat pengawasan Pemilu diharapkan adanya tumbuh kepercayaan dari masyarakat itu sendiri. Yang lebih penting adanya kontrol semua tahapan seperti contohnya daftar pemilih.

Nantinya, masyarakat bisa memberikan masukan tanggapan proses jalannya tahapan Pemilu, termasuk ketika pemungutan dan penghitungan suara "Bebernya

Dinalai sangat penting oleh Mahyuni, adanya peran masyarakat bisa menumbuhkan Akuntabilitas tumbunya tanggung jawab semua bukan saja pemilu tersebut merupakan tanggung jawab penyelenggara namun itu semua tanggung jawab semua pihak.

Sementara itu Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie, mengatakan Peran serta Media Massa yang dinilai sangat penting dalam pengawasan Pemilu 2019. Adapun sekarang ini banyaknya berita Hoax di media sosial itu bukan buatan Jurnalistik.

Bisa di bedakan, ada tiga yang menjadi produk buatan Juranilsitik Kata Zainal Helmie, yakni Media Online, Media Cetak, Media Mainstream.Kasus yang terjadi pemberitaan atau setatus di media sosial ke arah hoax,kasus itu sudah mengarah ke pidana.

Dijelaskan olehnya, kasus produk Jurnalistik yang keluar dari pemberitaan baik itu Media, Cetak, Elektronik dan Online,jika terjadi persoalan hukum pihak Polisi harus meminta terlebih dahulu saksi dari Dewan Pers perwakilan Kalimantan Selatan baik PWI, AJI dan IJTI. Nantinya akan dilihat apakah sudah sesuai dengan kaedah Jurnalistik.Sambungnya, Terkait pemberitaan Pemilu 2019 ini, Media harus independen dan keberimbangan berita itu sangat diutamakan."Tutupnya. Asb

Share on Google+
Tag
Sosialisasi
pengawas
Pemilihan
partisipatif