Politik
Pemilu
Rabu, 17 April 2019, 01:52:28 wita

Jelang pemungutan Suara KPU, Bawaslu dan Polres Gelar Konferensi Pers, Nyatakan Kesiapan Pelaksanaan

Share on Google+
Komferensi Pers KPU, Bawaslu dan Polres di Kamtor KPU Tanah Laut, Selasa (16/04/2019)
Komferensi Pers KPU, Bawaslu dan Polres di Kamtor KPU Tanah Laut, Selasa (16/04/2019)

PELAIHARI POST 電Sehari sebelum pencoblosan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Polres Tanah Laut,menggelar press release terkait Pemilu 2019 di Kabupaten Tanah Laut.

Hadir saat itu Kapolres Tanah Laut AKPB Sentot Adi Dharmawan, staf KPU Tanah Laut Kamaruzzaman,dan Bawaslu Tanah Laut, Marsudi.Selasa (16/04/2019)

Dalam keterangannya di media center kantor KPU Tanah Laut, Pihak KPU memastikan pada pendistribusian Logistik Pemilu 2019 sudah didistribusiakan dan terkahir hari ini distribusi ke Kecamatan Bajuin.Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat Tanah Laut besok tanggal 17 April 2019 datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya.

Ia tambahkan, sesuai dengan UU nomor 7 tahun 2017 pasal 510 tentang setiap orang dengan sengaja setiap orang lain kehilangan hak pilih nya dipidana dengan penjara 2 tahun dan denda 24 juta.

Dipasal 51 UU Nomor 7 tahun 2017 setiap orang dengan kekerasan atau menggunakan kekuasan yang ada pada saat pendaftaran pemilih menghalangi seseorang untuk terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu dapat dipidana penjara paling lama 3 tahun denda 36 juta.Dipasal 517 setiap orang dengan sengaja menggagalkan pemungutan suara dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda 60 juta. "Kami sebagai penyelenggara Pemilu menghimbau kepada masyarakat agar betul betul, agar dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan aturan yang berlaku "Kata Kamaruzzaman.

Besok 17 April 2019 pada pencoblosan dimulai pada pukul 07.00 wita, Pemilih dipastikan membawa model c6 atau surat pemberitahuan untuk memilih atau dengan KTP yang berlaku ditempat dia berdomisili, yang menggunakan KTP bisa pada jam 12.00 Wita setelah pemungutan suara.KPU sudah memprediksi pada pemungutan suara nanti tidak ada antrian panjang, karena satu TPS maksimal 300 orang pemilih "katanya

Sementara itu Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan ia menerangkan aturan Masalah peraturan KPU Nomor 9 tahun 2019 pasal 46 ayat (1) yang berbunyi pada pukul 13.00 waktu setempat ketua KPPS mengumumkan diperbolehkan memberikan suara hanya pemilih poin A.yang sedang menunggu giliran, poin B, telah hadir dan sedang ada diantrian di TPS.Dipasal 46 ayat (2) setelah seluruh pemilih selesai memberikan suara KPPS mengumumkan kepada yang hadir di TPS bahwa pemungutan suara telah selesai dan dilanjutkan dengan rapat penghitungan di TPS. "Kami harapkan masyarakat Tanah Laut bisa paham apa yang kita sampaikan ini sehingga tidak terjadi miss persepsi pada saat kegiatan dilapangan "katanya

Kapolres Tanah Laut, Katakan, Pemilu 2019 ini bisa dilihat dari pengalaman pada Pilkada di Kabupaten Tanah Laut yang lalu, yang mana ia menilai, masyarakat Tanah Laut tidam mudah ter provokasi dan tidak mudah termakan isu isu yang negatif serta masyarakatnya suka perdamaian dan masyarakat yang relegius ini sangat menguntungkan dari segi keamanan."Ungkapnya

Masih dikesempatan yang sama, Marsudi dari Bawaslu Kabupaten Tanah Laut, ia katakan,Tugas Bawaslu mengawasi seluruh tahapan proses Pemilu. Dari struktur personil sendiri telah terpenuhi dari tingkat kabupaten sampai desa. Jika adanya isu money politik, maka hal itu bisa di proses jika ada yang melapor dan itu harus memenuhi 2 unsur alat bukti, baik foto atau rekaman video. "Nantinya oleh Bawaslu selanjutnya dilakukan kajian apakah memenuhi syarat apakah memenuhi syarat formil, selanjutnya oleh Bawaslu menentukan apakah masuk unsur politik uang apa tidak "Pungkasnya. Asb

Share on Google+
Tag
Pemilu
Pemilihan
pemilu
logistik