Pemerintahan
Apel
Senin, 29 April 2019, 17:44:50 wita

Mantapkan Kapasitas Petugas, Pemkab Tanah Laut Lakukan Apel Kesiagaan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Share on Google+
Bupati Tanah Laut Sukamta saat lakukan inspeksi petugas pada Apel Apel hari kesiapsiagaan bencana, Senin (29/04/2019)
Bupati Tanah Laut Sukamta saat lakukan inspeksi petugas pada Apel Apel hari kesiapsiagaan bencana, Senin (29/04/2019)

PELAIHARI POST 電Dalam Rangka membangun kapasitas semua pihak terkait kesiapsiagaan bencana, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, mengadakan Apel hari kesiapsiagaan bencana nasional dan apel siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang akan dilaksanakan di halaman pertasi kencana pelaihari.Senin (29/04/2019)

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut, Sukamta, dan dihadiri oleh Forkopimda,Sekretaris daerah, yang mewakili BPBD Banjarbaru, Para asisten, staf ahli, Kepala SKPD, Direktur serta undangan lainnya.

Peserta apel, yang mengikuti kurang lebih 800 orang dari berbagai elemen masyarakat, TNI, Polri, Satpol PP dan Pemadam,Kebakaran, Team Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD, TAGANA, Manggala AGNI, KPH, Palang Merah Indonesia, Senkom, BPK Swasta, Brigade Kebakaran Perusahaan, Pelajar, dan Aparatur Sipil Negara.

Setelah apel itu dilanjutkan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan bersama TNI, Polri, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Team Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD, Manggala AGNI, Palang Merah Indonesia.Simulasi dimulai saat bersamaan bunyi sirine tanda dimulainya peringatan hari kesiapsiagaan bencana nasional.

Berlanjut konvoi unjuk kesiapan sarana dan prasarana menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan. saat tidak terjadi bencana perlu dilakukan evaluasi dan inventarisasi seluruh kekuatan personil serta melakukan

pengecekan dan mempersiapkan kembali seluruh sarana dan prasarana yang ada baik sarana mobilisasi maupun sarana operasi seperti mesin – mesin dan perlengkapannya serta menginventarisasi sumber air yang ada "Siaga Saat Aman Ada Saat Di Butuhkan.

Bupati Tanah Laut, Sukamta menyatakan Pihaknya akan segera menyusun semua rencana operasi dan pemetaan wilayah yang terjadi bencana di wilayah Kabupaten Tanah Laut, terutamannya kebaran hutan dan lahan. "Hal ini akan kita konsolidasikan bersama unsyur TNI dan Polri dan seluruh tim Pemadam Kebaran serta masyarakat Kabupaten Tanah Laut, jika terjadinya kebakaran itu sudah siap bisa ditangani," ucapnya

Peran serta masyarakat dinilai sangat penting menjaga lingkungan diusahan tidak muncul api disekitar masayarakat itu sendiri yang mana kebaran hutan dan lahan ini sangat merugikan bagi semuanya.

Bahwa apel ini, Kata Sukamta, membangun kesadaran dan kewaspadaan masyarakat, Pengusaha dan lingkungan,terhadap bencana dengan cara membangun partisipasi semua pihak melalui peningkatan kapasitas semua dan punya kewajiban yang sama dan menjaga terjadinya kebaran hutan dan lahan. "Yang menjadi perhatian tiap tahun terjadinya kebakaran lahan diwilayah Kecamatan Bati Bati, Kecamatan Tambang Ulang, Kecamatan Kurau, Kecamatan Panyipatan dan Kecamatan Jorong dan Kecamatan Kintap. Wilayah kecamatan tersebut yang kita anggap paling rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, namun diperkirakan tahun 2018 ada penurunan terjadinya kebakaran hutan dan kahan dikarnakan intensitas hujan cukup lumayan tinggi di Tanah Laut," tuturnya.

Sementara itu Kepala BPBD Tanah Laut, Muhamad Kusri, ia barharap kegiatan ini, tim karhutla mengetahui porsi tugas masing-masing dan masyarakat bisa membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana.

Disamping itu juga untuk menumbuhkan gerakan kesiapsiagaan dan meningkatkan kapasitas pemerintah, organisasi masyarakat, komunitas, keluarga dan individu agar mampu menghadapi suatu situasi bencana secara cepat dan tepat. Serta untuk meningkatkan partisipasi dan membangun budaya gotong royong,

kerelawanan serta kedermawanan para pemangku kepentingan," ungkapnya

Kejadian bencana selama tahun 2018 berjumlah 249 kejadian dengan masing masing kejadian yang berbeda seperti Angin Puting Beliung 6 Kejadian,Banjir 5 kejadian, Kebakaran 1 kajadian, Kebakaran Dapur Arang 17 kajadian, Kebakaran Lahan 187 kejadian, Kebakaran Mobil 2 kejadian, Kebakaran Rumah 24 kejadian, Pasang Air Laut 1 kejadian, Penemuan Mayat 2 kejadian dan Pohon tumbang 2 kejadian. Asb

Share on Google+
Tag
Apel
Karhutla
kebakaran
hutan
lahan