Politik
Pemilu
Selasa, 21 Mei 2019, 22:58:28 wita

Multaqo Ulama, Habib, Pimpinan Pondok Pesantren Cendikiawan dan Mahasiswa Muslim Tanah Laut, Tolak Gerakan People Power

Share on Google+
Pembacaan hasil Multaqo Ulama, Habib, Pimpinan Pondok Pesantren Cendikiawan dan Mahasiswa Muslim Tanah Laut, Selasa (21/05/2019)
Pembacaan hasil Multaqo Ulama, Habib, Pimpinan Pondok Pesantren Cendikiawan dan Mahasiswa Muslim Tanah Laut, Selasa (21/05/2019)

PELAIHARI POST 電Sejumlah Pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Tanah Laut menggelar Multaqo Ulama, Habib, Pimpinan Pondok Pesantren Cendikiawan Dan Mahasiswa Muslim Kabupaten Tanah Laut "Untuk Indonesia Damai" digelar di Sinar Hotel Jalan KH Mansyur Angsau Pelaihari.Selasa (21/05/2019).

Hadir saat acara dari Pimpinan Pondok Pesantren seperti KH.M. Mukrie Yunus, KH Muhammad Noor, Ustd Abdurahman, Aminuddin, M, Natsir, Awang Fathuddin, Jamaludin, Sucipto, Abdul Hamid, Normuin, Syahrir, Syairani Salim, Sabran,Syarkani, Khairul Anam, Umar Hamdan, Zainul Abidin, Imron Wahyudi,Bahruni,Noor, Sadad,Habib Jafar asegaf, Riduansyah, MD Anshari, Alfianoor, Fahriadi,M.Wahyudi, Anton Kuswoyo (Ketua LDII), Abdurrahman,Abdul Gafar, PD.Muhammadiah, HMI,PMII, Banser,dan masing masing 5 orang perwakilan dari MWC di 11 Kecamatan yang ada di Tanah Laut.

Selain itu hadir juga dari Forkopimda Tanah Laut, Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan, Dandim 1009/Pelaihari, Letkol Inf Bagus Budi Adrianto dan Asisten 1 Bambang Kasudarisman. Ketua PN Pelaihari Mohmmad Amrullah, MUI Tanah Laut KH Syahrani,

Ada 9 maklumat yang disampaikan Multaqo Ulama, Habib, Pimpinan Pondok Pesantren Cendikiawan Dan Mahasiswa Muslim Kabupaten Tanah Laut yakni diantaranya, umat islam memanfaatkan memontum bulan suci ramadhan untuk mencapai ketaqwaan yang sempurna meningkatkan taqorub kepada Allah SWT dan senantiasa bedoa untuk bangsa dan negara agar senantiasa kondusif, tentram dan damai.

Maklumat kedua, mempererat silaturahmi antar sesama anak bangsa memeperkokoh ukhuwah islamiah, ukhuwah watoniyah,ukhuwah basyariah menjauhi saling fitnah, pertengkaran, perpecahan dan tindakan tercela lainnya serta terus saling memaafkan satu sama lain. "Ya, kami menolak gerakan People Power "Ucap KH M.Mukrie Yunus

Ia pun menghimbau kepada Warga Tanah Laut, jangan sampai terkena provokasi dengan persoalan setelah pilpres ini, terlebih adanya rencana gerakan people power akan menjadi bumerang kepada masyarakat akan mempengaruhi keamanan bagi masyarakat."Jelasnya

Masih dikesempatan yang sama Ketua LDII Kabupaten Tanah Laut, Anton Kuswoyo ia katakan, penetapan hasil pemilihan presiden 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2019 tersebut itu sudah ditentukan oleh pihak KPU.

Terkait seruan gerakan people power pihaknya tidak tau persis hannya setaunya ada dimedsos saja dan pencetus people power sendiri tidak tau.Artinya dirinya tidak setuju dengan adanya seruan gerakan people power tersebut.

Anton Kuswoyo menghimbau kepada warga Tanah Laut, supaya mengikuti aturan aturan dari Pemerintah yang syah dan berlaku. Asb

Share on Google+
Tag
Pemilu
ulama
mahasiswa
pesantren