Peristiwa
Peternakan
Kamis, 10 Oktober 2019, 20:24:43 wita

Dua Ekor Sapi di Desa Swarangan Nyaris Mati setelah Makan Buah Nangka

Share on Google+
Sisa Buah Nangka (kiri) yang ditemukan warga. Kondisi sapi (kanan) yang sudah disembelih setelah nyaris mati, Desa Swarangan, Rabu (09/10/2019)
Sisa Buah Nangka (kiri) yang ditemukan warga. Kondisi sapi (kanan) yang sudah disembelih setelah nyaris mati, Desa Swarangan, Rabu (09/10/2019)

PELAIHARI POST 電Dua ekor ternak sapi milk warga Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut nyaris mati setelah makan sepotong buah nangka yang di dalamnya terdapat jenis racun kejadian tersebut sekitar pukul 18.30 Wita, Rabu (09/10/2019).

Camat Jorong M Alfan Rosidi Anwar, saat dikonfirmasi Pelaihari Post , Kamis (10/10/2019) membenarkan kejadian tersebut pihaknya sudah mendapat laporan dari warga. Kejadia itu masuk di wilayah RT 09 Dusun Lima Sungai Danau Desa Swarangan Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. "Ternak sapi yang terkena racun itu milik Anang Husai," ucapnya

Ternak sapi yang terkena racun ditemukan warga dalam keadaan nyaris pingsan, lantas warga yang menemukan menghubungi pemilik sapi tersebut. "Warga menemukan dekat kejadian ada potongan buah nangka didalamnya dimasukan racun, setelah itu sapi yang terkena racun langsung disembelih oleh pemiliknya," jelas camat jorong

Hal sama dikatakan warga Desa Swarangan RT 08 yaitu Pahrani, yang datang ke lokasi kejadian. Saat ia datang sudah banyak orang yang melihat sapi yang terkena racun dalam keadaan nyaris pingsan,beruntung sapi tersebut sempat dipotong sama pemiliknya. "Saya merasa khawatir sekalian saja mengecek ternak sapi milik saya pada waktu itu,"ucapnya

Menururnya, ternak sapi di wilayah Desa Swarangan banyak dilepas di alam bebas tidak di kandang kan, kejadian serupa seperti ini terjadi beberapa bulan lalu, ternak sapi bukan saja diracun namu ada juga yang hilang dan itu kerap terjadi. "Pas bulan puasa kemarin, sapi milik saya hilang cuman yang tertinggal gantungan lehernya dan organ bagian dalam sapi, pelaku saat itu menyebelih sapi dan menyisitnya, sapi yang hilang ada tiga ekor dan di tempat kejadian ditemukan juga potongan buah nangka didalamnya ada racun," kata Pahrani.

Pahrani katakan,setelah kejadian sapi miliknya hilang dicuri pada bulan puasa, ia menjaganya siang dan malam selama tiga bulan lamanya, yang ditakutkan akan terulang kembali pelaku pencurian mencuri sapi miliknya.

"Nah baru, terjadi lagi para pencuri akan beraksi diwilayah ini "katanya

Peternak sapi di Desa Swarangan kata Pahrani, berharap jangan sampai terjadi lagi kejadian sapi yang hilang akibat dicuri,pasalnya warga yang beternak sapi merasa resah atas peristiwa ini."tutupnya

Sementara Kapolsek Jorong Ipda Samsudi, saat dikonfirmasi, belum bisa memberikan keterangan atas kejadian tersebut.

Share on Google+
Tag
Peternakan
sapi
meninggal
swarangan
DPD
Minggu, 11 Agustus 2019, 20:31:57
DPD LDII Tanah Laut Kurban 57 sapi dan 18 Kambing