Peristiwa
Meninggal Dunia
Minggu, 13 Oktober 2019, 21:55:33 wita

Mustari yang Selama ini Tinggal di Belakang Kantor Dinas itu, Diketahui Sudah Meninggal

Share on Google+
Mustari (90) hidup sebatangkara tinggal di Belakang Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, Meninggal Dunia, Minggu (13/10/2019)
Mustari (90) hidup sebatangkara tinggal di Belakang Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, Meninggal Dunia, Minggu (13/10/2019)

PELAIHARI POST 電Mustari (90) hidup sebatangkara tinggal di Belakang Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut,Komplek Perkantoran Gagas Permai Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, ditemukam meninggal tak bernyawa diruang tengah gubuk milik Mustari.

Mustari ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar pukul 10.00 Wita hari Minggu (13/10/2019) oleh Relawan Remaja Tanah Laut (R2TL) yang hendak menjenguk Mustari dalam keadaan sakit Asma.

Salah seorang Relawan Remaja Tanah Laut (R2TL), Idang, yang Pertama kali menemukan Mustari meninggal didalam gubuknya itu, menceritakan ke Pada Pelaihari Post . Pada saat itu dirinya sedang kerumah Mustari namun betapa kagetnya saat diketahui Mustari sudah meninggal dunia dan sudah tercium bauk busuk. "Ya saya kaget dan langsung kasih tau sama teman teman Relawan yang lain "katanya

Idang Jelaskan, Mustari yang hidup sebatang kara itu, hampir selama satu tahun ini mendapat bantuan dari Relawan Remaja Tanah Laut, bahkan dirinya sebagai Relawan Remaja Tanah Laut (R2TL) dalam seminggu sekali nengok Mustari membantu segala apa keperluannya.

Menurut Idang, beberapa hari yang lalu dirinya sempat kerumah Mustari dan sempat mengobrol "Permintaan kakek terahir ia ingin dibelikan hati ayam masak merah dan minggu ini saya bawakan kakek sudah meninggal "ucap Idang

Sementara dari keterangan Buvina yang juga Relawan Remaja Tanah Laut (R2TL),sakit asma yang diderita Mustari sudah cukup lama,dari Relawan sendiri menawarkan akan dibawa berobat tapi malah ditolaknya oleh Mustari. "Mustari hidup sebatang kara tidak ada siapa siapa di Pelaihari, semasa hidupnya ia tidak bekerja sedangkan kebutuhan hidupnya mendapat sepemberian orang lain, ya awalnya memang Mustari itu pendatang dan diberilah tempat tinggal dibelakang kantor Dinas "katanya

Selama satu tahun dibantu oleh Relawan Remaja Tanah Laut (R2TL) Kata Buvina, tempat tinggal Mustari dibuatkan tempat Toilet serta BPJS Kesehatan meski belum terpakai olehnya.

Buvina jelaskan,Meninggalnya Mustari sudah diserahkan pihak Dinas Sosial Tanah Laut hingga penguburannya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Meninggal Dunia
sebatang kara