Ekonomi
Pertanian
Senin, 20 Januari 2020, 11:45:34 wita

Pamor Buah Durian Si Mangkal dari Tanah Laut Tersebar hingga Jakarta

Share on Google+
Salman  (kiri, berkaos biru Dongker dan berkacamata hitam) saat menikmati durian si Mangkal di kebun milik Nasrudin, Minggu (19/01/2019)
Salman (kiri, berkaos biru Dongker dan berkacamata hitam) saat menikmati durian si Mangkal di kebun milik Nasrudin, Minggu (19/01/2019)

PELAIHARI POST 電Semenjak terpilih menjadi juara kontes durian, pamor buah durian yang dijuluki si Mangkal ini tersebar kemana-mana sampai ke Jakarta. Pada Kontes Durian tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (18/01/2020), si Mangkal telah meraih juara I dan juara favorit. Pemberitaan dari media online maupun penyampaian melalui media sosial menjadikan si Mangkal menjadi dikenal di berbagai penjuru.

Salah seorang warga Jakarta, yaitu Salman sengaja datang ke kebun durian si Mangkal milik Nasrudin, Minggu (19/01/2019). Dia mendapat informasi dari sosmed facebook bahwa di Asam-asam, Jorong. Ada kebun durian yang menghasilkan buah durian yang sangat enak.

"Saya tertarik ingin melihat langsung perkebunannya sekalian mencicipi. Enak, sesuai dengan info. Gak salah lagi. Sudah mantap," Ucapnya tegas.

Salman mengaku sangat suka makan durian. Sebelumnya ia mengaku, baru datang dari Pulau Batam, disana dia berburu.

"Untuk yang di pulau Kalimantan, di Asam-asam ini pengalaman pertama mencicipi buah lokal langsung dari kebun. Ini saya sudah habis tiga biji." Katanya sambil tertawa puas.

Pemilik kebun buah durian, Nasrudin pun membenarkan buah durian si Mangkal memliki rasa yang enak.

"Si Mangkal. Meskipun buahnya masih mangkal namun memiliki rasa yang berani diadu dengan durian masak dari jenis yang lain. Masih mangkal saja melawan, apalagi sudah matang," ujar Nasarudin dengan bangga.

Nasrudin pun mengaku, meskipun jenis buah durian miliknya telah menjadi juara I dan juara favorit pada Kontes Durian Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, ia tidak menaikan harga jual kepada pembeli.

"Meskipun sudah menjadi juara,untuk harga sebelum dan sesudah kontes tetap sama, dijual dengan harga Rp 65 ribu per kg," ucapnya..

Nasarudin sebagai pemilik kebun durian menjelaskan. Kini ada 5 jenis durian yang tumbuh di kebun miliknya yang seluas satu hektar. Namun dari 5 jenis tersebut terdapat berbagai macam variasi rasa.

"Hasil penjualan sementara ini untuk pengembangan dan perawatan kebun yang untuk sekarang masih belum mencukupi," pungkasnya. (Wad)

Share on Google+
Tag
Pertanian
Perkebunan
Durian
pamor