Kesehatan
Bantuan APD
Rabu, 06 Mei 2020, 16:52:09 wita

PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap dan Asam-Asam Berikan Bantuan APD untuk Pemkab Tanah Laut, Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Share on Google+
KTT Site Kintap PT AI Lutfi Qolbirokhim secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Bupati Tanah Laut Sukamta, Gedung Serbaguna Kantor Kecamatan Kintap, Rabu (06/05/2020)
KTT Site Kintap PT AI Lutfi Qolbirokhim secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Bupati Tanah Laut Sukamta, Gedung Serbaguna Kantor Kecamatan Kintap, Rabu (06/05/2020)

PELAIHARI POST 電PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa APD yang disalurkan senilai Rp 241.398.265 beberapa jenis barang medis antara lain hazmat, face shield, sarung tangan, sepatu both dan lainnya. Sementara itu bantuan dari Site Asam-Asam senilai Rp 126.662.000.

Ratusan juta mengalir ke Pemerintah Kabupaten Tanah Laut diserahkan secara simbolis oleh KTT Site Kintap PT AI Lutfi Qolbirokhim kepada Bupati Tanah Laut Sukamta. Penyerahan bantuan bertempat di Gedung Serbaguna di lingkungan kantor Kecamatan Kintap. Bantuan diserahkan oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) Site Kintap PT AI Lutfi Qolbirokhim disaksikan Camat Kintap Eko Trianto bersama unsur muspika Kintap serta undangan lainnya, Rabu (06/05/2020).

Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covd-19 Sukamta mengaku senang mendapatkan bantuan itu. Pihaknya yang mewakili Pemkab Tanah Laut dan seluruh rakyat di daerah, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Arutmin Indonesia Site Kintap serta Site Asamasam yang telah menunjukkan kepedulian yang besar dalam upaya kita bersama memerangi covid-19.

"Bantuan tersebut sangat lah berguna. Apalagi saat ini pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penangaan Covid-19 sedang menggencarkan cegah tangkal terhadap virus ganas tersebut," ucapnya.

Menurutnya, daerah lain mulai memberlakukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar), untuk Tanah Laut rencana akan melakukan PSBB tapi dalam bentuk berbeda karena yang akan kita lakukan adalah perang secara besar-besaran (PSBB) terhadap covid-19.

Ia tambahkan, langkah berikutnya memerlukan dana yang tidak sedikit untuk membeli perlengkapan yang diperlukan seperti APD dan laiannya. Contohnya alat rapid test dan PCR (polymerase chain reaction). PCR adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri atau virus.

Sukamta mengatakan sangat banyak orang-orang yang rentan risiko penularan covid-19 yang perlu menjalani rapid test maupun PCR. Setidaknya memerlukan 3.000 unit PCR dan alhamdulillah manajemen PT AI Site Kintap membantu 500 unit.

Antara lain yang menjadi sasaran, kata Sukamta, penggencaran rapid test dan PCR tersebut, kalangan karyawan minimarket yang bertebaran di sepanjang jalan raya, kalangan karyawan perusahaan. Terutama yang memiliki mobilitas tinggi atau kerap bepergian dari daerah zona merah.

"Konsekuensinya nanti mungkin angka kasus covid-19 melonjak. Tapi setelahnya saya yakin tren kasus ini akan menurun dan terus menurun karena semua potensi kerawanan risiko penularan covid telah disisir habis," tutupnya

Sementara, KTT Site Kintap PT AI Lutfi Qolbirokhim menegaskan pihaknya akan mendukung penuh upaya Pemkab Tanah Laut yang kini memasifkan upaya mengatasi covid-19. Ia berharap bantuan APD tersebut bermanfaat dan dapat menopang upaya tersebut.

Pihaknya pun sejak awal penetapan status tanggap darurat covid-19 di Kalsel juga telah melakukan cegah tangkal sesuai protokol yang ditetapkan pemerintah. Di antaranya menerapkan jaga jarak dan menghindari kerumunan dalam aktivitas penambangan.

"Meski di tengah situasi ekonomi yang saat ini lesu, harga batu bara juga masih sangat rendah, namun kami akan terus berupaya turut berperan membantu pemerintah daerah mengatasi covid-19. Semoga virus ini bisa segera diatasi," katanya

Selain APD, pihaknya juga menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako untuk posko satgas covid di delapan desa di Kecamatan Kintap yakni Mekar Sari, Sumber Jaya, Bukitmulya, Kebun Raya, Muara Kintap, Sungai Cuka, Kintap Kecil, dan Sebamban Baru.

Sukamta juga sangat semringah saat UKM binaan Arutmin Site Kintap yang bergerak pada usaha ternak ayam petelur maju ke panggung dan menyerahkan telur hasil produksi mereka. Apalagi usaha yang dijalankan sejak beberapa bulan lalu tersebut telah mampu menghasilkan hingga belasan juta per bulan. (Asb)

Share on Google+
Foto terkait
Tag
Bantuan APD
Wabah Penyakit
Corona
Perusahaan