Huktibmas
Curas
Rabu, 13 Mei 2020, 18:12:55 wita

Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet di Wilayah Kecamatan Bati-Bati Diamankan Polres Tanah Laut

Share on Google+
Tersangka Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet (memakai baju orange), Saat Konferensi Pers di Mapolres Tanah Laut, Rabu (13/05/2020)
Tersangka Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet (memakai baju orange), Saat Konferensi Pers di Mapolres Tanah Laut, Rabu (13/05/2020)

PELAIHARI POST 電Pencurian sarang burung walet ini terjadi di wilayah Kecamatan Bati-Bati yang menjadi korban pemilik sarang walet yakni lim al winsyah bin kim heng ming alamat Komp Mekar Indah Kuripan Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin.

Kapolres Tanah Laut AKBP Cuncun Kurniadi saat Konferensi Pers di Mapolres Tanah Laut. Rabu (13/05/2020) memaparkan kronologisnya bahwa pada hari sabtu 11 April 2020, sekitar pukul 21.00 Wita, dengan modus para pelaku masuk pada saat pintu pagar gedung terbuka bersamaan dengan istri Ahmad si penjaga sarang burung walet yang baru datang dari membeli Supermi dan telur di warung.

Selanjutnya pelaku yang berjumlah kurang lebih 9 orang langsung menodongkan senjata tajam jenis parang kepada istri Ahmad pada saat sedang memarkirkan kendaraan Scoopy hitam, melihat kejadian tersebut istri Ahmad langsung berteriak bahwa ada rampok, yang mana pada saat itu Ahmad berada di dalam rumah jaga gedung walet yang berjarak sekitar 6 meter dari gedung walet.

Ia tambahkan, mendengar teriakan istrinya Ahmad langsung keluar dari kamar dan pelaku langsung menyerangnya dengan menggunakan Parang ke arah Ahmad dan mengenai tangan sebelah kiri beserta hidung yang mengakibatkan luka gores dan memar pada pergelangan tangan luka gores bagian hidung korban.

Kapolres katakan, selanjutnya pelaku CS langsung menangkap Ahmad dan keluarganya dengan mengikat dengan tali karet. Kemudian pelaku menuju gedung sarang walet dan membobol tembok gedung tersebut yang diperkirakan menggunakan godam linggis gergaji besi battle.

Sementara 4 orang pelaku lainnya menunggu di dalam rumah dengan Ahmad beserta keluarganya. Salah satu dari pelaku ada yang mendorongkan senapan angin.

Masih kata Kapolres, sekitar jam empat pelaku berhasil mengambil sarang walet dan langsung meninggalkan rumah Ahmad dengan kondisi Ahmad masih dalam keadaan terikat dan Atas kejadian tersebut korbam mengalami kerugian sekitar 32 juta.

Kronologi penangkapan para pelaku pada hari Minggu ( 03/05/2020) Polsek Bati Bati di-backup unit Jatanras Polres Tanah Laut telah melakukan pengungkapan perkara tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan berhasil menangkap 1 orang pelaku atas nama Mustofa di Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru pukul 02.00 Wita.

Setelah dilakukan introgasi terhadap pelaku dalam melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut bersama 8 orang rekannya dan Selanjutnya petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku atas nama Muhammad Yusuf sekitar pukul 03.00 Wita, di desa Bentok Darat, Kecamatan Bati Bati. Untuk 7 orang teman lainnya masih dilakukan penyelidikan.

Dari hasil penyidikan pada hari minggu ( 03/05/2020). petugas berhasil menemukan persembunyian para pelaku lainnya yang berada di Desa Bingkulu Kecamatan Tambang Ulang. petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya yaitu saudara Suhari Line. Sementara pelaku Mirwan serta Sumardi alias Pakde dan pelaku curat di wilkum Polres Balangan dan Polres Tanbu yaitu saudara Hasan dan saudara Riza.

Petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku suhail dan Hasan yang merupakan pelaku curat. Ternyata kedua pelaku atas nama saudara suhail dan alasan melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.

Kedua pelaku tersebut dengan selanjutnya para pelaku diamankan di Polsek Bati Bati sedangkan kedua orang pelaku yang merupakan pelaku curat yaitu Oryza dijemput oleh petugas dengan tersangka Mirwan dan Hasan dijemput oleh Polres Tanbu untuk diproses lebih lanjut dan untuk semua pelaku memang merupakan spesialis pencuri sarang walet dan para pelaku sudah sering melakukan pencurian lintas provinsi seperti di wilkum Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, pelaku lainnya masih dalam pencarian.

Perlengkapan pelaku dalam melakukan aksinya membawa satu tas ransel 1 buah gerinda potong dengan mata satu bor manual tiga mata bor pendek dua mata bor panjang 2 buah Battle panjang 1 gunting seng 2 buah senter kepala 2 buah pahat 1 bor listrik 1 buah karung warna putih 2 buah senjata tajam lengkap dengan kumpang nya 1 buah gergaji pendek dan satu buah kunci pas bentuk segitiga. Asb

Share on Google+
Tag
Curas
Pencurian
Walet
Bati-Bati
Kekerasan