Pendidikan
Pendidikan Non Formal
Jum'at, 15 Mei 2020, 22:17:12 wita

Sentra Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat Milik PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap Cetak Tenaga Terampil

Share on Google+
Kegiatan Jahit Menjahit pada Sentra pelatihan dan pengembangan masyarakat Kintap milik PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap, Jum'at (15/05/2020)
Kegiatan Jahit Menjahit pada Sentra pelatihan dan pengembangan masyarakat Kintap milik PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap, Jum'at (15/05/2020)

PELAIHARI POST 電Sentra pelatihan dan pengembangan masyarakat Kintap (Simantap) atau Pusat Pelatihan Simantap bergerak dalam bidang Kursus Komputer, Kursus Menjahit, Tahfidz Alquran dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Ini merupakan Program-Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) milik perusahaan tambang PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap dibangun sejak tahun 2018 berlokasi di Jl. A Yani KM 153, Desa Mekar Sari - Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalsel.

Candra Noma Wirayudha supervisor CDEA PT. Arutmin Indonesia Tambang Kintap mengatakan Sentra pelatihan dan pengembangan masyarakat Kintap (Simantap) adalah tempat pusat latihan (Puspel) bagi masyarakat dilingkungan tambang. Seperti halnya pelatihan komputer biasa pesertanya dari kalangan masyarakat.

"Sejak didirikan tahun 2018 lalu, sudah beberapa orang yang lulus pelatihan komputer. Saat ini sudah ada 14 unit komputer yang tersedia di Puspel ini,"ucapnya

Di tempat pusat pelatihan ini, tutur Candra Noma Wirayudha, didirikan kursus menjahit. Ada 12 orang tukang jahit, dikhususkan membuat seragam kerja PT Arutmin Indonesia dan seragam anak sekolah SD, SMP dan SMA. Awalnya tukang jahit ini belajar dari nol dan dilatih oleh pelatih menjahit sampai bisa menjahit.

"Setiap menghadapi per semester tukang jahit disibukan membuat seragam anak sekolah dan nantinya hasil jahitan seragam sekolah akan diserahkan ketiap sekolahan pada ajaran baru," jelasnya.

Menurut Candra Noma Wirayudha, se-kecamatan Kintap ada 26 sekolah yang menerima seragam baik siswa tingkat SD, SMP dan SMA. Persekolah kita serahkan 10 pic seragam untuk siswa yang berprestasi dan dianggap tidak mampu dalam ekonominya.

"Ada 12 tukang jahit dengan 12 unit mesin jahit ditambah 1 unit mesin bordir, mampu membuat seragam anak sekolah dan seragam karyawan PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap," tuturnya

Candra Noma Wirayudha berharap selain membuat seragam karyawan PT Arutmin sendiri bisa melayani seragam kerja para kontraktor.

"Tukang jahit biasanya masuk kerja dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00 wita dan biasanya banyak melayani jahitan pada awal tahun. Lantaran saat ini lagi ada wabah corona dikurangi tiap hari ada 4 orang tukang jahit diroling secara bergantian," pungkasnya

Sutiyem salah seorang tukang jahit di pusat pelatihan mengaku sebelumnya belum pernah mempunyai kemampuan di bidang menjahit. Namun sejak ikut dipelatihan tidak begitu lama sudah bisa membuat seragan karyawan.

"Dalam sehari membuat seragam karyawan PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap 1 baju seragam. Karena tingkat kerumitan cukup banyak," ucapnya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Pendidikan Non Formal
Komputer
Menjahit
Belajar
Tambang
Kintap