Kesra
Bantuan Sosial
Kamis, 21 Mei 2020, 19:56:29 wita

BLT Dana Desa di 8 Desa di Kecamatan Bati-Bati Digulirkan

Share on Google+
Penyerahan BLT Dana Desa secara simbolis di 8 Desa di Kecamatan Bati-Bati, Rabu (20/05/2020) . Foto Humas Setda Tanah Laut
Penyerahan BLT Dana Desa secara simbolis di 8 Desa di Kecamatan Bati-Bati, Rabu (20/05/2020) . Foto Humas Setda Tanah Laut

PELAIHARI POST 電Kali ini ada delapan desa di Kecamatan Bati-Bati kali ini mendapat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Penyerahan BLT DD diserahkan oleh Bupati Tanah Laut Sukamta, didampingi Wakil Bupati Abdi Rahman, Camat Bati-Bati Aan Norhuda serta para kepala desa, Rabu (20/05/2020)

Masyarakat penerima BLT di desa tersebut yakni Desa Kait-Kait, Banyu Irang, Bentok Kampung, Sambangan, Liang Anggang, Ujung Baru, Ujung dan Desa Benua Raya.

Secara keseluruhan, terdata 685 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan di delapan desa tersebut dengan rincian untuk Desa Kait-Kait sebanyak 92 KK, Desa Banyu Irang 100 KK, Desa Bentok Kampung 96 KK, Desa Sambangan 32 KK, Desa Liang Anggang 41 KK Desa Ujung Baru 141 KK, Desa Ujung 80 KK dan Desa Benua Raya 103 KK.

Sukamta mengatakan, dalam rangka menyesuaikan instruksi presiden bahwa BLT DD harus disalurkan sebelum hari raya Idul Fitri dan dari bantuan-bantuan sosial yang telah disalurkan, tidak kurang dari Rp 20 miliar telah meluncur ke Kabupaten Tanah Laut.

Menurutnya bahwa BLT DD bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari dengan harapan tidak ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya. Bahkan penyaluran BLT sudah melalui musyawarah desa untuk menentukan siapa yang berhak menerima BLT tersebut.

"Saya pernah menemukan salah seorang warga yang rumahnya tidak layak, namun memiliki kebun karet seluas 9 hektar dan mempunyai 10 ekor sapi," katanya

Menunjukkan rumahnya kurang layak belum tentu tepat untuk mendapat bantuan dikarenakan kondisi ekonominya masih baik dan masih bisa memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari.

Sukamta tegaskan kepada satgas desa untuk mengawasi warung-warung yang berjualan dan sering menjadi tempat persinggahan orang luar, sebab beberapa desa di Kecamatan Bati-Bati berada dipinggir jalan trans kalimantan dan menjadi tempat persinggahan orang-orang luar.

Tidak itu saja ia pun meminta pemerintahan di desa untuk memastikan bahwa yang shalat di Masjid adalah warga asli desa tersebut.

"Tolong dicatat para pedagang warung-warung itu, supaya nanti secara berkala bisa dilakukan rapid test terhadap mereka,"pungkasnya. (Humas/Asb)

Share on Google+
Tag
Bantuan Sosial
Corona
BLT
Dana Desa