Kesehatan
Wabah Penyakit
Minggu, 24 Mei 2020, 01:58:58 wita

Hasil Swap Test Belum Keluar, Pasien Asal Kecamatan Kintap Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Share on Google+
Protokol pemakaman jenazah covid-19. Foto diolah dari IDN times, Rabu (08/04/2020)
Protokol pemakaman jenazah covid-19. Foto diolah dari IDN times, Rabu (08/04/2020)

PELAIHARI POST 電Seorang warga dari Kecamatan Kintap yang telah menjalani perawatan meninggal dunia, Sabtu (23/05/2020). Sebelumnya ia telah dilakukan swab test, tetapi sampai yang bersangkutan meninggal dunia hasil swap test belum keluar. Ia dirawat sebagai Pasien dalam Pengawasan (PDP) setelah dilakukan Rapid Test dinyatakan reaktif.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tanah Laut Antonius Jaka saat dihubungi Pelaihari Post , Sabtu (23/05/2020), membenarikan adanya pasien yang dirawat meninggal dunia.

"Pasien dalam perawatan, belum keluar hasil laboratorium swab test terhadap yang bersangkutan. Yang meninggal tersebut usianya sekitar 50 tahun berjenis kelamin laki-laki'," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Kintap Hairudin, ketika dikonfirmasi Pelaihari Post , Sabtu (23/05/2020), menceritakan bahwa pasien dari warga di Kecamatan Kintap yang meninggal tersebut bernisial Ad, sebelumnya melakukan perjalanan perjalanan dari Kabupaten Kotabaru.

"Yang bersangkutan sebelumnya bekerja mendulang emas di Kabupaten Kotabaru, Sungai Durian. Umur sekitar 50 tahun. Sekitar 11 hari yang lalau datang di wilayah Kecamatan Kintap. Kondisinya kurang sehat. Kemudian dilakukan pemeriksaan di RSUD KH Mansyur Kintap. Hasil pemeriksaan diketahui kadar gula yang bersangkutan lebih dari 300. Kemudian ada bisul di sekitar pantat," tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD KH Mansyur, tutur, Hariudin, karena terjadi penurunan kesadaran dari pasien yang bersangkutan, dirujuklah ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

"Pada saat di RSUD Hadji Boejasin, karena pasien tersebut berasal dari zona merah, maka dilakukan Rapid Test yang hasilnya Reaktif. Petugas RSUD Hadji Boejasin memberitahukan hal ini kepada kami, tadi pagi sekitar pukul 03.00 wita. Maka siangnya kami lakukan tracking terhadap pihak-pihak yang telah berinteraksi terhadap yang bersangkutan. Kemudian dari pihak RSUD Hadji Boejasin melakukan swab test terhadap pasien tersebut. Setelah dilakukan swab test, ternyata pasien tadi sore meninggal. Saat ini telah dimakamkan di Kuburan Muslimin Matah Pelaihari dengan protokol covid-19," jelasnya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Wabah Penyakit
Corona
Perawatn
meniggal