Parlementaria
Rapat Dengar Pendapat
Senin, 03 Agustus 2020, 20:46:43 wita

DPRD Tanah Laut Gelar RDP dengan PT Parembee Embe dan Pemkab

Share on Google+
Komisi I dan Komisi III DPRD Tanah Laut mengelar Rapat Dengar Pendapat dengan pihak PT Parembee Embe dan Pemkab Tanah Laut, Senin (03/08/2020).
Komisi I dan Komisi III DPRD Tanah Laut mengelar Rapat Dengar Pendapat dengan pihak PT Parembee Embe dan Pemkab Tanah Laut, Senin (03/08/2020).

PELAIHARI POST 電DPRD Kabupaten Tanah Laut yakni Komisi I dan Komisi III mengelar Rapat Dengar Pendapat dengan pihak PT Parembee Embe dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Senin (03/08/2020).

Rapat tersebut dipimpin ketua DPRD Muslimin didampingi wakil ketua I Atmari, ketua kosmis I Abdulah dan Ketua Komisi III Arkani serta para anggota komisi masing masing yang hadir saat itu.

Selain itu dari pihak PT Parembee Embe handir Owner PT Parembee Embe Mawardi dan Nur Wakib selaku legal PT Parembee Embe yang didampingi para pekerja PT Parembee Embe.

Dari pihak Pemerintah Daerah Tanah Laut sendiri hadir Sekretaris Daerah Dahnial Kifli dan para pejabat lainnya dan pihak BPN Tanah Laut.

Rapat Dengar Pendapat antara pihak PT Parembee Embe dan Pemkab Tanah Laut memakan waktu sampai 2 jam lebih.

Kepada wartawan Ketua DPRD Tanah Laut Muslimin mengatakan pihak DPRD sebagai fasilitator mengharap dapat hasil terbaik terutamanya masalah perizinan. Bahwa pihaknya sudah meyakinkan kepihak PT Parembee Embe, bahwa pihak Pemerintah Daerah agar membantu segala kekurangan yang ada saat ini.

Menurutnya, DPRD akan mengawal persoalan ini, kalaupun ada kekurangan dari pihak PT Parembee Embe supaya memperbaiki yang lengkap.

"Pihak Pemerintahan Daerah sendiri selalu siap membantu PT Parembee Embee, "katanya

Muslimin harapkan pihak PT Parembee Embe dan Pemerintah Daerah agar terjalin komunikasi dengan baik supaya bisa berkesinambungan dan menjadi warna baru.

Ditempat yang sama Sekretaris Daerah Dahnial Kifli mengatakan bahwa Rapat Dengar Pendapat ini pihak Pemerintah Daerah dan PT Parembee Embe membangun komunikasi.

"Atas nama pihak Pemerintah Daerah saya sendiri kalau ada miss komunikasi meminta maaf dan saya akan memerintahkan di bagian perizinan agar selalu memberikan pelayanan terbaik," kata Sekda

Dahnial Kifli berjanji pihaknya akan membentahu PT Parembee Embe dalam hal perizinan. Menurutnya dimana Pemerintah Daerah sendiri ada hak dan kewajiban sementara pihak PT Parembee Embe agar mentaati peraturan yang ada di daerah.

"Pihak Pemerintah Daerah dan PT Parembee Embe tidak ada persoalan ini hannya miss komunikasi saja dan hari ini sudah clear," tandasnya

Sementara pihak PT Parembee Embe Mawardi mengatakan pihaknya masih merasa mengganjal terkait hibah yang diserahkannya ke Pemerintah Daerah apakah itu diakui atau tidak.

"Yang mana dari statemen Bupati yang menjadi polemik di Facebook dan WhatsApp bahwa itu tanah negara. Padahal tadi dijelaskan oleh BPN bahwa itu memang hibah maka terjadilah pelepasan dengan adanya akta hibah itu," katanya

Mawardi akui bahwa adanya Rapat Dengar Pendapat ini sangat baik tinggal menjalin hubungan haik. Meskipun sudah ada hubungan baik saat ini dirinya tidak mengetahui apakah pekerjaan Mall tersebut bisa dilanjutkan atau tidak. Bisa saja mall ini tidak dilanjutkan dalam pembangunannya. (Asb)

Share on Google+
Foto terkait
Tag
Rapat Dengar Pendapat
DPRD
Parembee