Pemerintahan
Aset Negara
Senin, 10 Agustus 2020, 20:27:54 wita

BPAN LAI Tanah Laut Minta Kejelasan Tanah RSUD Hadji Boejasin di Sarang Halang

Share on Google+
Ketua DPC BPAN LAI Tanah Laut Dony Arifani (berbaju corak kotak-kotak),   menyerahkan surat ke ATR BPN Tala . Senin( 10/08/2020)
Ketua DPC BPAN LAI Tanah Laut Dony Arifani (berbaju corak kotak-kotak), menyerahkan surat ke ATR BPN Tala . Senin( 10/08/2020)

PELAIHARI POST 電DPC Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN LAI) Kabupaten Tanah Laut menyurati ATR BPN Kabupaten Tanah Laut dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Senin (10/08/2020)

Ketua DPC BPAN LAI Tanah Laut Dony Arifani mengatakan terkait dengan surat tersebut pihaknya menginginkan polemik antara Pemkab Tanah Laut dan PT Parembee Embe ada penyelesaian.

Melalui surat itu, kata Dony Arifani, pihaknya meminta kejelasan terkait lahan yang dijadikan RSUD Hadji Boejasin di Kelurahan Sarang Halang, apakah didapatkan dari pembelian atau pembebasan atau memang hibah.

"Balasan surat dari pihak BPN dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini yang sangat kami perlukan dan melalui surat ini lah pihak kami minta kejelasan terkait polemik Pemkab Tala dan PT Parembee Embe," kata Ketua DPC BPAN LAI Tanah Laut yang membidangi pengawasan aset negara.

Menurutnya, yang mana saat ini berita yang berkembang dimasyarakat melalui media sosial maupun secara langsung sudah sangat meresahkan masyarakat.

"Kami membutuhkan asal usul pelepasan hak dari PT Parembee Embe apakah karena hibah atau ada jual beli dengan Pemkab Tala sehingga terbitnya hak pakai untuk RSUD Hadji Boejasin"katanya

Ia jelaskan, supaya mendapatkan kepastian secara hukum tekrait aset negara dan masyarakat juga berhak mengetahuinya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Aset Negara
Tanah
RSUD
Sarang Halang