Politik
Pilgub Kalsel 2020
Jum'at, 28 Agustus 2020, 15:17:01 wita

Bawaslu Tanah Laut Gelar Rakor Pengawasan Partisipatif

Share on Google+
Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Erna Kasypiah serahkan sertifikat kepada Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif ( SKPP) pada acara Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalsel., Jumat (28/08/2020)
Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Erna Kasypiah serahkan sertifikat kepada Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif ( SKPP) pada acara Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalsel., Jumat (28/08/2020)

PELAIHARI POST 電Bawaslu Kabupaten Tanah Laut menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipatif pada pengawasan pimilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan di Fellas Coffee and Eatery Pelaihari, Jumat (28/08/2020)

Nara sumber dari yang hadir dari provinsi Praktisi dan Akademisi, yakni Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Erna Kasypiah, Dosen Fisip ULM Wahyuni, dan Andri Tentri Sompa Dosen Fisip Unlam, para staf Bawaslu, Panwascam se- Tanah Laut dan lima orang Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP).

Gunawan Rahayu ketua Bawaslu Tanah Laut katakan, kegiatan Koordinasi Pengawasan Partisipatif pada pengawasan pimilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan ini mengundang pemateri dari Praktisi dan Akademisi, dengan harapan adanya ide pengawas pemilu apa yang tepat menjadi metode pengawasan yang bisa diterapkan.

Gunawan Rahayu tambahkan, di Tanah Laut sendiri sudah ada namanya kampung pengawasan apakah nantinya akan di efektif kan kembali ada juga namanya pojok pengawasan ada juga PPID dan ini semua akan dimaksimalkan dalam proses pelaksanaan pengawasan.

Sekecil apapun masukan dari narasumber, kata Gunawan Rahayu, akan akan berarti bagi jajaran pengawasan dalam setiap tahapan.

Gunawan Rahayu akui kendala kali ini adanya covid-19. Bawaslu dalam setiap melaksanakan tahapan selalu mengikuti aturan prosedur protokol kesehatan. Pada saat Bawaslu berhadapan dengan masyarakat di mana masyarakat itu sendiri kurang memahami prosedur Kesehatan itu yang membuat kendalanya.

Pamateri Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipatif pada pengawasan pimilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan yakni ketua Bawaslu Provinsi Erna Kasypiah menyampaikan materinya dihadapan peserta Rakor. Terkait pentingnya pengawasan partisipatif pada pilkada 2020.

Erna Kasypiah terlebih dahulu jelaskan terkait dasar-dasar hukum Pilkada serta daerah yang melaksanakan pemilihan tahun 2020 terdapat 9 provinsi, menyelenggarakan Pilkada sebanyak 224 Kabupaten dan 37 Kota.

Pemilihan Dan (New Normal) Covid-19,salah satunya materi yang disampaikan Erna Kasypiah, terkait kesehatan masyarakat mempengaruhi suksesnya penyelenggaraan pemilihan. Setatus kesehatan di daerah penyelenggaraan pemilihan menjadi salah satu variabel penting, yang tidak berkaitan dengan Kesiapan penyelenggaraan pemilihan dalam menjalankan keseluruhan tahapan, tapi juga relevan dengan kondisi sosial kemasyarakatan yang terancam bahaya covid-19.

Kondisi kesehatan masyarakat secara fisik maupun psikis akan mempengaruhi tingkat kehadiran masyarakat di TPS, maupun kegiatan lain yang berkaitan dengan publik.

Materi lainnya yang disampaikan Erna Kasypiah, tujuan dan pengawsan pemilu, metode pengawasan dan yang takalah pentingnya dalam materi yang disampaikan yakni terkait pelanggaran ada 3 jenis pelanggaran pemilu atau pemilihan, pelanggaran Administrasi, Pidana dan Kode Etik. Di lanjutkan materi potensi kerawanan pemilihan pada tanggal 9 Desember 2020. (Asb)

Share on Google+
Foto terkait
Tag
Pilgub Kalsel 2020
Pemilihan
Pengawasan