Sosial dan Budaya
Aksi Demo
Senin, 26 Oktober 2020, 22:05:24 wita

Gabungan Ormas LSM di Tanah Laut Lakukan Aksi Demo di Depan Kantor Bupati

Share on Google+
Gabungan Ormas LSM di Tanah Laut Lakukan Aksi Demo di Depan Kantor Bupati, Senin (26/10/2020)
Gabungan Ormas LSM di Tanah Laut Lakukan Aksi Demo di Depan Kantor Bupati, Senin (26/10/2020)

PELAIHARI POST 電Lembaga Swadaya masyarakat yang tergabung dalam lintas ormas LSM Kabupaten Tanah Laut melakukan aksi demo didepan kantor Bupati Tanah Laut. Aksi demo lintas ormas LSM Tanah Laut itu, ditemui Bupati Tanah Laut HM Sukamta dan Dahnial Kifli Sekda Tanah Laut dan Asisten Bidang Ekobangkesra Ahmad Khairin, Senin (26/10/2020)

Sebanyak 14 lintas ormas dan LSM Kabupaten Tanah Laut yang melakukan aksi. Dari masing masing ormas dan LSM membawa massa diperkirakan massa yang hadir saat itu sebanyak 100 orang.

Perwakilan Lintas Ormas dan LSM Tanah Laut menyampaikan aspirasi dan menyampaikan sikap mereka setelah pasca aksi demo LSM gabungan dari Banjarmasin ke DPRD Tanah Laut pada Senin (19/10/2020) yang lalu.

Bupati Tanah Laut HM Sukamta, dihadapan aksi demo mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terbuka untuk seluruh investasi. Tetapi untuk investor yang bersungguh sungguh membuka lapangan kerja membangun ekonomi di Tanah Laut dengan mengikuti aturan undang-undang yang berlaku.

"Semua perizinan harus diurus dengan baik dan akan kita bantu lokasinya lahannya juga kita bantu,"tegas Bupati

Menurut Bupati siapapun investor yang ada di Tanah Laut dipermudah dalam perizinan. Silahkan diurus izin dimasing masing dinas yang membidanginya.

Sementara itu penyampaian sikap oleh Koordinator aksi Hujaini dari TRC BPAN AI Tanah Laut, diantaranya, aksinya itu sebagai fungsi kontrol sosial masyarakat yang selama ini di Kabupaten Tanah Laut.

Selalu mendampingi berdampingan energi baik dengan pemerintah Kabupaten Tanah Laut, suasana investor dan masyarakat terutama dalam membangun struktur sosial budaya dan hubungan antara masyarakat dan wilayah.

Sikap kedua ia sampaikan adapun yang dianggap dipermasalahkan selama ini terkait antara dengan PT Perintis Embe (Perembe) dengan pemerintah Kabupaten Tanah Laut sudah di mediasi dan difasilitasi oleh DPRD Kabupaten Tanah Laut. Berdasarkan aturan yang berlaku seperti belum adanya izin UPL, UKL, AMDAL lalin dan PBB selama 2 tahun.

Penyampaian sikap ketiga, mendukung sikap tegas Pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang telah melakukan penyegelan guna menghentikan sementara aktivitas pembangunan dan kebijakan memberi kemudahan terkait dengan PT Perintis Embe (Perembe) dalam menyelesaikan kewajiban pajak dan mengurus kelengkapan perizinan yang terkait.

Untuk itu sebagai ormas OKP dan LSM Kabupaten Tanah Laut, punya kewenangan menyampaikan aspirasi masyarakat dan swasta investor dalam hal memperjuangkan kebenaran berdasarkan data fakta kepada pihak Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.

Hujaini kepada wartawan mengatakan, tujuan dari aksi ini merupakan kesepakatan lintas ormas LSM Kabupaten Tanah Laut. Menjawab hak aksi demo yang dilakukan LSM dari Banjarmasin beberapa hari lalu di depan kantor DPRD yang meminta buka segel di Pelaihari City Mall (PCM).

Mereka (LSM dari Banjarmasin) meminta membuka segel di PCM, bahwa PT Perintis Embee sudah menghibahkan tanah untuk Rumah Sakit, seakan akan dengan adanya hal itu ingin gratis dalam pembuatan perijinan," katanya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Aksi Demo
LSM
NGO
Unjuk rasa