Huktibmas
Aliran Kepercayaan
Selasa, 01 Desember 2020, 14:48:57 wita

Rapat Koordinasi Tim Pakem Tanah Laut, Bahas Sinergitas dan Pengawasan Aliran Kepercayaan

Share on Google+
Rapat koordinasi dalam rangka peran sinergitas dan pembentukan Tim Pakem, di Aula kantor Kejari Tanah Laut. Selasa (01/12/2020)
Rapat koordinasi dalam rangka peran sinergitas dan pembentukan Tim Pakem, di Aula kantor Kejari Tanah Laut. Selasa (01/12/2020)

PELAIHARI POST 電Kejaksaan Negeri Tanah Laut menggelar rapat koordinasi di Aula kantor Kejari Tanah Laut. Selasa (01/12/2020) dalam rangka peran sinergitas dan pembentukan tim pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat (Tim Pakem) guna mencegah masuknya paham redikalisme dan potensi konflik dalam dinamika kehidupan sosial di masyarakat.

Rakoor tersebut di hadiri Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut di dampingi Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanah Laut. Selain itu hadir juga Kasat Intelkam Polres Tanah Laut, Dantim BAIS TNI, Pasi Intelijen Kodim 1009/Pelaihari, Korwil 2 Binda, Kabid Linmas Dan SDA Satpol PP. Unsur keagamaan MUI, FKUB, Kasi Binmas Islam. Kabid Kebudayaan, Kesbangpol.

Kajari Tanah Laut Abdul Rahman SH katakan, rapat koordinasi Tim Pakem yakni bertujuan guna menimalisir terjadinya aliran kepercayaan yang mengganggu ketentraman masyarakat dan melanggar aturan ketetapan negara.

"Untuk di Tanah Laut sendiri pernah ada pengalaman, adanya jemaah muslim Ahmadiyah. Namun Atas kekompakan Tim Pakem dapat diselesaikan dengan baik. Hingga sekarang belum dengar lagi aliran- aliran kepercayaan yang bersifat menyimpang"katanya

Abdul Rahma SH jelaskan, meskipun nanti ada aliran kepercayaan yang menyimpang, maka Tim Pakem segera yang akan turun.

Di tempat yang sama Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanah Laut Mahardhika PW Rosady SH selaku wakil ketua Tim Pakem, ia menambahkan tujuan dari sinergitas dan penguatan Tim Pakem itu sendiri adalah, mengenai adanya pencegahan, aliran kepercayaan dan aliran ke agamaan yang meresahkan kepada masyarakat.

Menurutnya, rakoor ini melakukan pembentukan Tim Pakem tahun 2021 dan menerima masukan dari para pihak yang hadir dari Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dihadiri ketua suku dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM)

"Kami minta masukan dari mereka, mengenai saran dan informasi dan hasil yang disampaikan nantinya akan diperkenalkan kepada masyarakat apa itu tugas dan fungsi tim pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat (Tim Pakem)," ungkapnya

Selanjutnya kata Mahardhika PW Rusady SH. Akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, apabila ada aliran kepercayaan dan ke agamaan yang meresahkan masyarakat, akan ada tindakan berdasarkan dengan prosedur yang ada.

"Sampai saat ini tidak ada aliran yang radikal di Tanah Laut. Namun pihak kita menerima laporan adanya kegiatan ke agamaan dimungkinkan kedepannya akan berpotensi meresahkan masyarakat."katanya

Ia tambahkan, fungsi tim Pakem ini akan di monitor aliran ke agamaan tersebut, sesuai dengan informasi masyarakat. Selanjutnya tim Pakem akan menginventarisir Informasi yang adanya aliran ke agamaan dan kepercayaan di anggap meresahkan dan memonitoring ke lapangan dan melakukan rapat secara berkala.

Perlu diketahui adapun Tim Pakem terdiri dari Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut selaku Ketua Tim Pakem merangkap anggota, Wakil Ketua Tim Pakem merangkap anggota Kasi Intelijen Kejari Tanah Laut, Kasubsi Tipipenkum pada Kasi Intelijen sebagai sekertaris merangkap anggota. Anggota tim Pakem Kabid Ketahanan Seni, Budaya dan Agama Kemasyarakatan dan ekonomi pada Kesbangpol Tanah Laut sebagai anggota, Pasi Intel Kodim 1009/Pelaihari, Kasat Intelkam Polres Tanah Laut, Kasi Bimas Islam, Kabid Kebudayaan Tanah Laut, Ketua FKUB Tanah Laut. (Asb)

Share on Google+
Tag
Aliran Kepercayaan
Kejari
Pengawasan
Rakor