Ekonomi
Perikanan
Kamis, 09 September 2021, 20:53:52 wita

Pecinta Ikan di Desa Batakan Dukung Pemkab Tanah Laut yang Ajak Masyarakat Berhenti Lakukan Illegal Fishing

Share on Google+
Pecinta Ikan di Desa Batakan Mendukung Pemkab Tanah Laut yang mengajak Masyarakat Berhenti Lakukan Illegal Fishing, Aula Serbaguna Desa Batakan, Kamis (9/9/2021).
Pecinta Ikan di Desa Batakan Mendukung Pemkab Tanah Laut yang mengajak Masyarakat Berhenti Lakukan Illegal Fishing, Aula Serbaguna Desa Batakan, Kamis (9/9/2021).

PELAIHARI POST 電Para pecinta ikan di Desa Batakan Kecamatan Panyipatan yang tergabung dalam grup Fishing Batakan Club mendukung langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut untuk mengajak masyarakat berhenti melakukan illegal fishing yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pada Kamis (9/9/2021) di Aula Serbaguna Desa Batakan.

Salah satu anggota Fishing Batakan Club yaitu H. Patnur mengaku prihatin dengan nelayan yang terdampak buruk akibat illegal fishing. Ia menyebutkan bahwa di Desa Batakan sebenarnya hanya sedikit oknum yang melakukan illegal fishing namun langkah yang diambil Pemkab Tanah Laut sudah tepat karena berani mengambil tindakan sebelum permasalahan membesar.

"Semoga masyarakat yang melakukan illegal fishing bisa sadar, agar ikan nantinya cepat berkembang dan mudah didapat,"ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini sengaja dilaksanakan secara gabungan dari beberapa pihak sebagai tanda besarnya dukungan untuk para nelayan agar melakukan penangkapan ikan secara legal. Penangkapan ikan ilegal yang dimaksud diantaranya penyetruman, bom ikan, dan penggunaan bahan beracun. Pelanggaran ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009.

Lebih lanjut, Kepala Dinas DKPP Tanah Laut, Rizayadi, turut menyampaikan pihaknya sudah melakukan penandatanganan kerjasama dengan seluruh aparat yang ada di Desa Batakan untuk mengatasi permasalahan yang telah dilaporkan. Desa Batakan terpilih menjadi tempat sosialisasi karena adanya laporan dari masyarakat setempat yang usahanya mengalami kegagalan akibat hadirnya oknum pelaku illegal fishing.

"Kita sudah beberapa kali menerima laporan adanya setrum dan sebagainya. Kita sudah membentuk tim terpadu dari kabupaten, SK sudah ditandatangani Bupati, maka kita awali dengan sosialisasi ini,"ujarnya.

Rizayadi turut berharap masyarakat bisa menangkap ikan dengan cara yang legal agar usaha masyarakat pesisir dapat terus berjalan tanpa ada kerusakan lingkungan.

Turut berhadir, Sekretaris Camat Panyipatan, perwakilan Komisi II DPRD Tanah Laut, dan perwakilan Satuan Polisi Perairan Polsek Panyipatan. (Diskominfo/Asb)

Share on Google+
Tag
Perikanan
Penangkapan
Illegal
Nelayan